back to top

Awal Perdagangan Diwarnai Aksi Profit Taking, IHSG Dibuka di Zona Merah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Jumat (10/11), pukul 9:00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah di level 6.832,422, melemah 5,811 poin atau turun 0,085%, dari penutupan Kamis (9/11) di posisi 6.838,233. Hingga pukul 09.54 WIB, IHSG terpantau sempat naik ke level tertinggi di 6.843,899 dan terendah di posisi 6.812,204.

Hingga waktu tersebut di atas, sebanyak 4,510 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 359.651, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp2,164 triliun. Tercatat sebanyak 269 saham melemah, sebanyak 178 saham menguat dan sebanyak 211 saham tetap tidak berubah.

Saham-saham yang mengalami koreksi harga, di antaranya adalah UNVR turun 0,28% jadi Rp3.590 per unit. KLBF turun 0,31% ke Rp1.615, SMGR turun 0,39% jadi Rp6.350, BBCA turun 1,11% ke Rp8.900, dan TLKM turun 0,85% jadi Rp3.500.

Sedangkan saham BRPT menguat 17,76% jadi Rp1.255 per unit. Berikut saham AMMN naik 1,88% jadi Rp6.775, TPIA menguat 3,04% jadi Rp3.050, dan STRK naik 1,94% ke harga Rp316 per unit.

Dimas Wahyu, analis PT Bahana Sekuritas, dalam risetnya yang dipublikasikan hari ini, memperkirakan IHSG berada pada range 6.750-6.950. “Investor dapat mencermati sektor IDXBASIC, IDXTECH, IDXTRANS, IDXPROP, IDXENER, IDXCYC, IDXHEALTH, IDXFIN, IDXNCYC dan IDXINFRA,” katanya.

Dimas memperkirakan, IHSG Jumat (10/11) ini berpotensi menguat dengan range 6.750-6.950. “Sektoral yang dapat diperhatikan Bank Digital, Renewabel Energy, Telecommunication, Healthcare, dan Technology,” katanya.

Pada penutupan perdagangan Kamis (9/11), IHSG berakhir menguat 34,127 poin (0,50%) menjadi 6.838,233. Ini seiring reboundnya harga saham 253 dari 755 emiten yang sahamnya ditransaksikan. Adapun saham penopang IHSG antara lain BREN, (+18.8%), BRPT (+4.9%), dan BMRI (+2.28%). Investor asing mencatatkan nett sell Rp466 miliar, Kamis (9/11).

- Advertisement -

Artikel Terkait

Saham DMMX Dikuasai Lima Raksasa, Sisa Saham Publik Tinggal Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Struktur pemegang saham PT Digital Mediatama...

Ratusan Investor Baru Buru Saham UFOE di Februari 2026, Siapa Pengendali Utamanya?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE)...

Kronologi Berakhirnya Kiprah HSBC Sekuritas: Dari Minta Suspensi Hingga Pencabutan SPAB

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru