back to top

Bank Nobu (NOBU) Siapkan Dana Rp50 Miliar untuk Buyback Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback). Aksi korporasi ini merespons kondisi pasar modal yang sedang berfluktuasi secara signifikan. Perseroan menyiapkan dana maksimal Rp50 miliar.

Langkah strategis ini bertujuan mendukung stabilitas harga saham NOBU di Bursa Efek Indonesia (BEI). Manajemen juga ingin meningkatkan kepercayaan investor di tengah volatilitas pasar yang tinggi. Keputusan ini sejalan dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jumlah saham sasaran buyback dipastikan tidak akan melebihi 20% dari modal disetor Perseroan. Porsi saham beredar publik (free float) juga akan dijaga ketat. Pasca pelaksanaan aksi ini, saham free float tidak akan menjadi kurang dari 7,5%.

Dana Rp50 miliar tersebut murni berasal dari kas internal perbankan. Sumber dana tidak menggunakan fasilitas pinjaman sama sekali. Pelaksanaan transaksi akan dilakukan di pasar reguler BEI. PT Ciptadana Sekuritas telah ditunjuk sebagai perantara pedagang efek.

Periode eksekusi buyback akan berlangsung paling lama tiga bulan. Rencana pembelian dimulai sejak 9 Maret 2026 hingga 8 Juni 2026. Jadwal ini bisa berakhir lebih cepat sesuai dengan dinamika dan keputusan manajemen di lapangan.

“Pembelian kembali saham diharapkan dapat memberikan fleksibilitas untuk mencapai struktur permodalan yang efisien serta harga saham Perseroan dapat lebih mencerminkan kinerja Perseroan saat ini dan di masa datang,” tulis Mario Satrio, Corporate Secretary NOBU dalam keterbukaan informasi, dikutip Selasa (10/3/2026).

Aksi korporasi ini dipastikan tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan usaha dan likuiditas. Bank Nobu mengklaim memiliki arus kas yang sangat memadai untuk menopang seluruh kegiatan operasional.

Berdasarkan simulasi proforma perseroan, eksekusi buyback akan membuat total aset dan ekuitas turun sebesar Rp50 miliar. Laba bersih diproyeksikan tetap stabil di angka Rp482,97 miliar. Menariknya, laba bersih per saham (EPS) justru naik tipis menjadi Rp64,65 dari sebelumnya Rp64,58.

Sementara itu, Rasio Kecukupan Modal (CAR) akan sedikit terkoreksi dari 21,89% menjadi 21,63%. Return on Assets (ROA) perseroan tetap solid di level 1,68%. Saham yang berhasil dibeli nanti akan dicatat sebagai saham tresuri.

Manajemen juga mengingatkan adanya larangan transaksi bagi pihak dalam (insider). Komisaris, direktur, pegawai, dan pemegang saham utama dilarang keras melakukan jual beli saham NOBU selama periode buyback berlangsung. Aturan serupa berlaku pada hari yang sama jika Perseroan menjual saham hasil buyback ke pasar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Prediksi IHSG Rebound, Rekomendasi BRI Danareksa Sekuritas: Beli BBNI Cs, Jual JSMR

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Awal pekan, Indeks Harga Saham Gabungan...

Borong Saham di Harga Diskon, Direktur ASII Rogoh Kocek Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  - Petinggi PT Astra International Tbk (ASII)...

Investor Indocement (INTP) Bertambah jadi 11.738, Porsi Saham Free Float Turun Tipis

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru