Bank OCBC NISP Bagi Dividen Tunai Rp45 per Saham, Catat Jadwalnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp1,032 triliun atau Rp45 per saham kepada para pemegang saham Perseroan pada tanggal 04 Mei 2026. Jumlah dividen ini sekitar 20,41% dari laba NISP Rp5,057 triliun pada tahun 2025.

Jefry Tjahjadi, Investor Relations NISP  dalam pengumuman Jumat, 10 April 2026 mengatakan, rencana pembagian dividen ini telah diputuskan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) NISP  pada, Kamis 09 April 2026.

Menurut Jefry, dividen akan dibagikan kepada pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) NISP per 21 April 2026.  Cum dan ex dividen NISP di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) ditetapkan pada 17 dan 20  April 2026, serta di Pasar Tunai pada tanggal 21 dan 22 April 2026.

NISP membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp5,057 triliun pada 2025. Per 31 Desember 2025, Perseroan memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi  penggunaannya sebesar Rp33,61 triliun. Adapun jumlah ekuitas NISP dalam periode sama sebesar Rp45,85 triliun

Hingga pukul 09.30 WIB perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia, Senin 13 April 2026, saham NISP tercatat di Rp1.365 per unit,  turun 1,08% dibanding penutupan sehari sebelumnya di Rp1.380. Selama sepekan, harga saham NISP turun 7,38% dari Rp1.490  per saham  jadi Rp1.3805 per saham pada 10 April 2026. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Barito Mas Kuasai 61,87% Saham STRK, Publik 22,17% dan Phillip Securities 15,96%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK)...

Hadapi Tekanan Global, ASEAN Perkuat Benteng Ekonomi hingga Integrasi Pasar Modal

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kawasan ASEAN terus memperkuat langkah kebijakan...

Minta Restu RUPS, Autopedia Sukses (ASLC) Siap Buyback Saham Rp20 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) berencana...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru