Baramulti Suksessarana (BSSR) Guyur Dividen USD70 Juta dan Rombak Pengurus, Ini Rinciannya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025. Direkt...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.
Direktur Utama BSSR, Widada, menyampaikan hasil rapat tersebut dalam paparan publik di Jakarta, Senin (15/6/2026). Pemegang saham menyepakati pembagian dividen final tunai sebesar USD 70 juta.
Dividen ini akan dibagikan kepada 2.616.500.000 lembar saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Pembayaran dilakukan dalam mata uang Dollar atau Rupiah. Kurs tengah Bank Indonesia pada 9 Juni 2026 menjadi acuannya, yaitu USD 1 setara Rp18.171.
Alhasil, nilai dividen per lembar saham mencapai USD 0,0267533. Angka ini setara dengan Rp486,134 per saham.
โDividen Final Tunai akan dibayarkan kepada Pemegang Saham yang tercatat dalam daftar Pemegang Saham pada tanggal 26 Juni 2026 (Recording Date),โ ujar Widada.
Selain dividen, rapat menyetujui Laporan Tahunan Perseroan 2025. Para pemegang saham menyatakan "Menyetujui dan menerima dengan baik Laporan Tahunan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, termasuk Laporan Direksi dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris".
Laporan Keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan juga turut disahkan. Rapat memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik Independen untuk audit tahun 2026.
Terkait gaji pengurus, RUPST "Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Pemegang Saham mayoritas Perseroan untuk memberikan persetujuan atas besarnya honorarium kepada masing-masing anggota Dewan Komisaris dan remunerasi dan/atau tunjangan kepada masing-masing anggota Direksi untuk Tahun Buku 2026."
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini