Barito Renewables (BREN) Mulai Buyback Saham di BEI, Siapkan Dana Rp2 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Mulai hari ini, Rabu 04 Februari 2026, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melakukan pembelian kembali (buyback) saham di Bursa Efek Indonesia.  Dana yang disiapkan  untuk biaya pembelian kembali saham Perseroan sebesar Rp2 triliun yang berasal dari kas internal BREN.

Berdasarkan prospektus rencana pembelian kembali saham yang disampaikan Manajemen Perseroan, Selasa 03 Februari 2026,  pelaksanaan pembelian kembali buyback saham BREN dilakukan selama tiga bulan,  terhitung sejak  tanggal 04 Februari  2026 sampai  dengan tanggal 3 Mei 2026.

Pembelian Kembali Saham dilakukan pada harga yang dianggap baik dan wajar oleh Perseroan sesuai  ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perseroan menunjuk PT BNI Sekuritas sebagai anggota Bursa untuk mengeksekusi buyback saham BREN tersebut.

Menurut hasil analisa Manajemen, pelaksanaan pembelian kembali saham tidak memberikan dampak  negatif yang material terhadap kinerja operasional dan pendapatan Perseroan. Pasalnya, Perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang mencukupi kebutuhan dana untuk pelaksanaan buyback saham tersebut.

“Pelaksanaan pembelian kembali saham diharapkan dapat memberikan fleksibilitas untuk mencapai struktur permodalan yang efisien serta mencerminkan kinerja Perseroan melalui harga saham,” kata Manajemen BREN.

Di Bursa Efek Indonesia, harga saham BREN ditutup turun 0,30% menjadi  Rp8.200 per unit pada perdagangan, Rabu 04 Februari 2026.  Selama sepekan, saham BREN turun 5,47%, dari Rp8.675 per saham menjadi Rp8.200 per saham. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Yakin Fundamental Kuat, Presiden Komisaris RELI Borong 10 Juta Saham

STOCKWATCH (JAKARTA) – Presiden Komisaris PT Reliance Sekuritas Indonesia...

Era Media Sejahtera (DOOH) Jual 99% Saham KSP, Segini Nilainya!

STOCKWATCH.ID, JAKARTA – PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH)...

BEI Cabut Suspensi Tiga Saham Sekaligus Mulai 25 Maret 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru