back to top

Batavia Prosperindo Trans (BPTR) Tarik Kredit Rp698,17 Miliar Bank Mandiri, Dananya Buat Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR), telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit investasi dan modal kerja  dengan Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai total Rp698,17 miliar pada 26 Februari 2026.

Direktur Utama BPTR Paulus Handigdo dalam keterangan tertulis, Senin 2 Maret 2026 mengemukakan, fasilitas kredit tersebut terdiri atas Fasilitas Kredit Investasi senilai Rp644,178 miliar dan Fasilitas Modal Kerja & Term Loan Rp54 miliar.

“Bunga dan jangka waktu 7.5% p.a fixed rate untuk jangka waktu 1 (satu ) sampai dengan 5 (lima) tahun,” tulis Paulus dalam keterangan tertulisnya.

Transaksi ini  dilakukan dengan pertimbangan, Perseroan membutuhkan sumber pembiayaan untuk pembelian kendaraan dan juga untuk leverage dalam menjalankan kegiatan usaha Perseroan agar penggunaan modal lebih efisien dan efektif. Perseroan juga tetap memperhatikan kondisi suku bunga, syarat-syarat administratif, biaya-biaya yang timbul akibat pembiayaan, dan lain-lain.

Paulus mengatakan, jaminan atas fasilitas Kredit Investasi adalah kendaraan yang akan dibiayai akan diikat fidusia sebesar harga kendaraan on-the-road (OTR) atau minimal sebesar 125% dari limit fasilitas kredit investasi sebesar Rp821,6 miliar.

Sedangkan Jaminan atas fasilitas Modal Kerja dan Term Loan adalah piutang usaha atas nama Perseroan yang diikat secara fidusia dengan nilai pengikatan sebesar Rp47 miliar, dan seluruh agunan diikat secara joint collateral dan cross default atas seluruh fasilitas Perseroan di BMRI.

Paulus menegaskan bahwa transaksi ini masuk dalam kategori transaksi material karena nilai transaksi melebihi 50% dari ekuitas Perseroan sebesar 559.793.404.636 berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2024. Namun, lanjutnya, transaksi ini tidak wajib menggunakan Penilai dan tidak wajib memperoleh persetujuan RUPS sebagaimana tertuang pada pasal 11 POJK nomor 17/POJK.04/20, karena transaksi tersebut merupakan transaksi pinjaman yang diterima secara langsung dari bank.

Paulus menambahkan dari sisi keuangan transaksi ini berdampak adanya kenaikan terhadap total aset Perseroan juga kenaikan terhadap total liabilitasnya dan Dengan adanya peningkatan pada aset Perseroan yang mana akan menunjang terhadap pertumbuhan penjualannya di masa yang akan datang, sehingga akan berkontribusi positif pula terhadap kinerja keuangan BPTR. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Royaltama Mulia (RMKO) Gelar Right Issue 512 Juta Saham Buat Modal Kerja

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) berencana...

Tepat Waktu! BTPN Bayar Bunga ke-2 Obligasi V/2025 Seri A-B Rp12,48 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Hari ini, Senin 2 Maret 2026, PT...

Awal Maret 2026, IHSG Anjlok 2,65% ke 8.016,833, Harga Saham 671 Emiten Turun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru