BEI Catat 7 Perusahaan dalam Pipeline IPO, Sektor Keuangan Paling Dominan
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 7 perusahaan berada dalam pipeline pencatatan saham atau initial public offering (IPO) hingga 6 Maret 2026. Mayoritas perusahaan...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 7 perusahaan berada dalam pipeline pencatatan saham atau initial public offering (IPO) hingga 6 Maret 2026. Mayoritas perusahaan berasal dari sektor keuangan.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna menyampaikan hingga awal Maret 2026 belum ada perusahaan yang mencatatkan saham di BEI. โSampai dengan 06 March 2026 telah tercatat 0 perusahaan yang mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia dengan dana dihimpun Rp0,00 triliun,โ ujarnya di Jakarta, Sabtu (7/3/2026).
Meski belum ada IPO baru pada tahun ini, pipeline pencatatan saham tetap terisi sejumlah calon emiten. โSaat ini terdapat 7 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,โ kata Nyoman.
Dari sisi sektor, perusahaan dari sektor financials mendominasi pipeline IPO. Sebanyak 3 perusahaan berasal dari sektor keuangan. Jumlah ini setara sekitar 42,9% dari total perusahaan yang berada dalam pipeline.
Selain sektor keuangan, beberapa sektor lain juga ikut mengisi pipeline IPO BEI. Masing-masing terdapat 1 perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals, energy, healthcare, serta transportation & logistic. Setiap sektor tersebut memiliki porsi sekitar 14,3% dari total pipeline.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas