BEI Gelar Pertemuan dengan MSCI Pekan Depan, Bahas Apa?
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kembali melakukan komunikasi dan klarifikasi dengan MSCI menyusul sejumlah catatan yang disampaikan lembaga penyedia indeks global tersebut...
"Klarifikasi dan diskusi itu rutin dilakukan, baik dari pihak MSCI mengklarifikasi ke kami, dan sebaliknya kami mengklarifikasi ke MSCI. Itu adalah bagian diskusi rutin yang selalu dilakukan," ujarnya.
Selain isu informasi dalam Bahasa Inggris, BEI juga akan membahas berbagai poin lain yang menjadi perhatian MSCI.
"Oh ya tentu ya poin-poin yang menjadi catatan itu, ya terkait dengan informasi dalam bahasa Inggris, ya tentu akan kami klarifikasi yang bagian mana. Tentu dari pihak MSCI juga nanti akan melakukan klarifikasi beberapa hal, misalnya selama ini terkait dengan data, data yang ini kaitannya dengan apa, klarifikasi dan diskusi itu rutin dilakukan," kata Jeffrey.
Dalam MSCI Global Market Accessibility Review 2026, Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan aksesibilitas pasar yang dinilai membuat daya saingnya belum setara dengan beberapa negara emerging market lainnya.
Salah satu sorotan utama MSCI adalah ketersediaan informasi perusahaan dalam Bahasa Inggris yang dinilai belum konsisten. Kondisi tersebut dinilai dapat menyulitkan investor global memperoleh informasi yang transparan dan tepat waktu.
MSCI juga menyoroti sejumlah aspek lain, antara lain belum tersedianya pasar valuta asing (foreign exchange/FX) offshore yang efisien, tidak diperbolehkannya fasilitas overdraft bagi investor asing, keterbatasan transfer saham secara in-kind, pembatasan aktivitas stock lending, serta berbagai ketentuan dalam short selling.
- Direktur ISAT Irsyad Sahroni Borong 1 Juta Saham Senilai Rp1,92 Miliar
- Hasil Investasi Maximus Insurance Tertekan Volatilitas Pasar di Semester I 2026
- IHSG Pagi Ini Naik 21,717 Poin, Mayoritas Saham Menghijau
- NIRO Bakal Lepas Salah Satu Lini Usaha Entitas Anak, Ini Tujuannya
- BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA Usai Harga Melonjak 88,81%
- Direktur ISAT Irsyad Sahroni Borong 1 Juta Saham Senilai Rp1,92 Miliar
- IHSG Pagi Ini Naik 21,717 Poin, Mayoritas Saham Menghijau
- NIRO Bakal Lepas Salah Satu Lini Usaha Entitas Anak, Ini Tujuannya
- Hasil Investasi Maximus Insurance Tertekan Volatilitas Pasar di Semester I 2026
- BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA Usai Harga Melonjak 88,81%
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi