BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham SMIL, Ini Alasannya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) dan waran seri I-nya (SMIL-W) mulai 21 April 2025. Langkah ini...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) dan waran seri I-nya (SMIL-W) mulai 21 April 2025. Langkah ini diambil karena harga saham SMIL naik signifikan dalam waktu singkat.
Keputusan suspensi ini diambil sebagai langkah cooling down untuk melindungi investor. BEI menilai, penghentian sementara ini penting agar pelaku pasar punya waktu yang cukup untuk mempertimbangkan keputusan investasinya dengan matang.
Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., menjelaskan penghentian saham SMIL dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Sementara untuk waran SMIL-W dihentikan di seluruh pasar.
โTujuannya untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya,โ ujar Pande dalam keterbukaan informasi dikutip Senin (21/4/2025).
BEI juga mengimbau seluruh pihak yang berkepentingan untuk terus memperhatikan keterbukaan informasi dari emiten.
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?