Stockwatch.id Versi penuh
Market

BEI Rilis Daftar Lengkap Saham LQ45 Periode Agustus-Oktober 2026, SMGR dan TOWR Keluar

STOCKWATCH.ID ( JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan perombakan pada salah satu indeks paling bergengsi, LQ45. Dalam evaluasi mayor kali ini, saham PT Indika Energy Tbk (INDY) dan PT Trimeg...

Oleh Daiz La Ode 27 Jul 2026 20:10 3 menit baca

STOCKWATCH.ID ( JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan perombakan pada salah satu indeks paling bergengsi, LQ45. Dalam evaluasi mayor kali ini, saham PT Indika Energy Tbk (INDY) dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) terpilih menjadi penghuni baru indeks tersebut.

Berdasarkan pengumuman No. Peng-00148/BEI.POP/07-2026, evaluasi ini dilakukan BEI pada Juli 2026. Periode efektif untuk konstituen baru ini berlaku mulai 3 Agustus 2026 sampai 30 Oktober 2026.

Seiring masuknya dua emiten baru, dua saham lainnya harus rela keluar dari daftar LQ45. Emiten yang terdepak adalah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).

Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A. menyampaikan pengumuman ini bersama P.H. Kepala Divisi Riset BEI, Vitri Herma Susanti. Pande menjelaskan bursa rutin melakukan evaluasi atas sejumlah indeks pada bulan Juli 2026.

"Bursa Efek Indonesia pada bulan Juli 2026 telah melakukan evaluasi atas indeks," tulis Pande dalam keterangannya di Jakarta, 27 Juli 2026.

Selain indeks LQ45, BEI melakukan evaluasi terhadap indeks lainnya. Di antaranya adalah IDX80, IDX30, KOMPAS100, BISNIS-27, MNC36, SMinfra18, dan IDXESGL. Namun, perhatian pasar modal biasanya tertuju pada LQ45 karena berisi saham-saham dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar.

Dalam penentuan bobot indeks, BEI menerapkan pembatasan berat saham atau capping. Untuk indeks LQ45, bobot saham maksimal dibatasi sebesar 15%.

"Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Bursa Efek Indonesia yang tidak memerlukan tandatangan karena telah disahkan secara elektronik," kata Pande.

Berikut adalah daftar lengkap 45 emiten yang masuk dalam Indeks LQ45 untuk periode 3 Agustus hingga 30 Oktober 2026:

No. Kode Saham Nama Emiten Rasio Free Float
1 AADI Adaro Andalan Indonesia Tbk. 18,62%
2 ADMR Adaro Minerals Indonesia Tbk. 11,90%
3 ADRO Adaro Energy Indonesia Tbk. 26,37%
4 AKRA AKR Corporindo Tbk. 32,53%
5 AMMN Amman Mineral Internasional Tbk. 22,76%
6 AMRT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. 40,89%
7 ANTM Aneka Tambang Tbk. 34,84%
8 ASII Astra International Tbk. 43,51%
9 BBCA Bank Central Asia Tbk. 42,44%
10 BBNI Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 38,63%
11 BBRI Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 42,57%
12 BBTN Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. 35,09%
13 BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk. 38,91%
14 BRPT Barito Pacific Tbk. 26,90%
15 BUMI Bumi Resources Tbk. 43,25%
16 CPIN Charoen Pokphand Indonesia Tbk. 34,09%
17 CUAN Petrindo Jaya Kreasi Tbk. 18,68%
18 DEWA Darma Henwa Tbk. 49,83%
19 EMTK Elang Mahkota Teknologi Tbk. 22,36%
20 ESSA ESSA Indonesia Tbk. 57,26%
21 EXCL XL Axiata Tbk. 29,28%
22 GOTO GoTo Gojek Tokopedia Tbk. 70,09%
23 HRTA Hartadinata Abadi Tbk. 28,40%
24 ICBP Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. 19,44%
25 INCO Vale Indonesia Tbk. 20,38%
26 INDF Indofood Sukses Makmur Tbk. 48,25%
27 INDY Indika Energy Tbk. 27,71%
28 INKP Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. 40,06%
29 ISAT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk. 16,33%
30 ITMG Indo Tambangraya Megah Tbk. 32,19%
31 JPFA Japfa Comfeed Indonesia Tbk. 40,58%
32 KLBF Kalbe Farma Tbk. 38,14%
33 MAPI Mitra Adiperkasa Tbk. 48,87%
34 MBMA Merdeka Battery Materials Tbk. 26,20%
35 MDKA Merdeka Copper Gold Tbk. 47,80%
36 MEDC Medco Energi Internasional Tbk. 21,89%
37 NCKL Trimegah Bangun Persada Tbk. 11,91%
38 PGAS Perusahaan Gas Negara Tbk. 43,03%
39 PGEO Pertamina Geothermal Energy Tbk. 11,06%
40 PTBA Bukit Asam Tbk. 32,76%
41 SCMA Surya Citra Media Tbk. 10,54%
42 TLKM Telkom Indonesia (Persero) Tbk. 40,38%
43 UNTR United Tractors Tbk. 33,97%
44 UNVR Unilever Indonesia Tbk. 14,03%
45 WIFI Solusi Sinergi Digital Tbk. 37,64%

BEI menegaskan jumlah saham yang digunakan untuk penghitungan indeks dapat berubah jika terjadi aksi korporasi. Hal ini mencakup stock split, reverse stock, right issue, saham bonus, maupun pembagian dividen saham sebelum tanggal efektif berlaku.

Topik terkait
Daftar Saham LQ45 Saham INDY Indeks LQ45 terbaru saham NCKL evaluasi indeks BEI