BEI Rilis Daftar Saham Margin Agustus 2026: 39 Emiten Masuk, 14 Keluar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperbarui daftar efek yang dapat ditransaksikan dan dijaminkan dalam rangka transaksi margin. Daftar ini berlaku efektif untuk periode perdaga...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperbarui daftar efek yang dapat ditransaksikan dan dijaminkan dalam rangka transaksi margin. Daftar ini berlaku efektif untuk periode perdagangan bulan Agustus 2026.
Untuk diketahui, transaksi margin (margin trading) adalah fasilitas pinjaman dari perusahaan sekuritas atau broker yang memungkinkan investor membeli saham atau aset keuangan dalam jumlah yang lebih besar melebihi modal tunai yang dimiliki.
Melalui pengumuman No. Peng-00150/BEI.POP/07-2026, otoritas bursa menetapkan total 352 efek masuk dalam kategori ini. Evaluasi berkala tersebut mengakibatkan perubahan komposisi. Adapun rincianmya Adalah 14 saham keluar dan 39 saham baru masuk ke dalam daftar.
Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A. menyebutkan kebijakan ini mengacu pada aturan perdagangan efek dalam transaksi margin dan short selling.
"Bursa menetapkan Daftar Efek yang dapat ditransaksikan dan/atau dijaminkan dalam Transaksi Margin untuk bulan Agustus 2026 (sebagaimana tercantum pada Lampiran 1)," tulis Pande dan Pjs. Kepala Divisi Riset BEI, Heidy Ruswita Sari dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (30/7/2026).
Berdasarkan data Lampiran 1.a, berikut daftar 14 efek yang keluar dari daftar efek margin:
- Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR)
- Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI)
- Chitose Internasional Tbk. (CINT)
- Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA)
- Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP)
- Carsurin Tbk. (CRSN)
- Gunanusa Eramandiri Tbk. (GUNA)
- Mulia Boga Raya Tbk. (KEJU)
- Sarimelati Kencana Tbk. (PZZA)
- Surya Biru Murni Acetylene Tbk. (SBMA)
- Victoria Insurance Tbk. (VINS)
- Zyrexindo Mandiri Buana Tbk. (ZYRX)
- Reksa Dana Indeks Premier ETF IDX-Pefindo Prime Bank (XIPB)
- Premier ETF SRI-KEHATI (XISR)
Sementara itu, bursa memasukkan cukup banyak penghuni baru. Tercatat ada 39 saham yang kini menyandang status sebagai saham margin baru mulai Agustus 2026:
- Bumi Citra Permai Tbk. (BCIP)
- Estika Tata Tiara Tbk. (BEEF)
- Bank Bumi Arta Tbk. (BNBA)
- Formosa Ingredient Factory Tbk. (BOBA)
- Wulandari Bangun Laksana Tbk. (BSBK)
- Eagle High Plantations Tbk. (BWPT)
- Metro Healthcare Indonesia Tbk. (CARE)
- Caturkarda Depo Bangunan Tbk. (DEPO)
- Sinergi Inti Plastindo Tbk. (ESIP)
- Ever Shine Tex Tbk. (ESTI)
- Fore Kopi Indonesia Tbk. (FORE)
- GTS Internasional Tbk. (GTSI)
- DFI Retail Nusantara Tbk. (HERO)
- Grand House Mulia Tbk. (HOMI)
- Karya Pacific Energy Tbk. (IATA)
- Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)
- Inocycle Technology Group Tbk. (INOV)
- Sumber Sinergi Makmur Tbk. (IOTF)
- Sumber Energi Andalan Tbk. (ITMA)
- Jantra Grupo Indonesia Tbk. (KAQI)
- DMS Propertindo Tbk. (KOTA)
- Ace Oldfields Tbk. (KUAS)
- Jasa Berdikari Logistics Tbk. (LAJU)
- Trimitra Propertindo Tbk. (LAND)
- Mitra Pedagang Indonesia Tbk. (MPIX)
- MNC Digital Entertainment Tbk. (MSIN)
- Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL)
- Adhi Kartiko Pratama Tbk. (NICE)
- Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL)
- Nusa Raya Cipta Tbk. (NRCA)
- Pool Advista Finance Tbk. (POLA)
- Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU)
- Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk. (RBMS)
- Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS)
- Calculus Global Ventures Tbk. (STAR)
- TIMAH (Persero) Tbk. (TINS)
- Rohartindo Nusantara Luas Tbk. (TOOL)
- Venteny Fortuna International Tbk. (VTNY)
- Asuransi Digital Bersama Tbk. (YOII)
Pande menjelaskan setiap Anggota Bursa (AB) memiliki wewenang berbeda dalam mentransaksikan daftar tersebut. AB yang memiliki nilai Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) minimal Rp150 miliar dapat mentransaksikan seluruh efek dalam daftar margin.
Bagi AB dengan MKBD di bawah Rp150 miliar, transaksi hanya diperbolehkan untuk saham margin yang masuk dalam penghitungan indeks LQ45. Heidy menambahkan terdapat juga kriteria khusus bagi AB dengan MKBD mulai dari Rp50 miliar hingga kurang dari Rp150 miliar yang memanfaatkan fasilitas pendanaan dari Lembaga Pendanaan Efek.
Selain saham, BEI juga merilis daftar jaminan transaksi margin berupa Surat Berharga Negara (SBN) dan obligasi korporasi. Untuk instrumen surat utang perusahaan, bursa menetapkan syarat rating minimal A+ atau yang setara.
Tercatat ada 182 seri SBN dan 646 seri obligasi korporasi yang dapat digunakan sebagai jaminan. Seluruh data detail mengenai daftar efek ini dapat diakses publik melalui situs resmi bursa. Perubahan daftar ini diharapkan mempermudah investor dan perusahaan efek dalam melakukan manajemen risiko serta pendanaan transaksi di pasar modal