BEI Soroti Volatilitas Saham NICK, Manajemen Beri Klarifikasi
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Charnic Capital Tbk (NICK) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi saham perseroan yang terjadi di pasar.
Dalam keterbukaan informasi yang diumumkan, Senin 3 Agustis 2026, manajemen Charnic Capital (NICK) menyampaikan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek perusahaan maupun keputusan investasi para pemodal.
“Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/POJK.04/2015 Tentang Keterbukaan Informasi Atau Fakta Material Oleh Emiten Atau Perusahaan Publik,” tulis manajemen perseroan.
Penjelasan tersebut disampaikan sebagai respons atas permintaan klarifikasi dari BEI terkait volatilitas transaksi efek perseroan.
Selain itu, Charnic Capital juga menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi harga efek perusahaan tercatat maupun keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Nomor I-E Lampiran Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00087/BEI/12-2025.
“Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi harga Efek Perusahaan Tercatat dan/atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam ketentuan III.2.1. Peraturan Nomor I-E Lampiran Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00087/BEI/12-2025,” tulis perseroan.
Terkait aktivitas pemegang saham, Charnic Capital juga mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas tertentu yang dilakukan pemegang saham sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2024 mengenai laporan kepemilikan saham dan aktivitas penjaminan saham perusahaan terbuka.
Perseroan juga memastikan belum memiliki rencana aksi korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana yang dapat memengaruhi pencatatan saham di Bursa paling sedikit dalam tiga bulan mendatang.
“Perseroan tidak memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa,” tulis manajemen.
Lebih lanjut, Charnic Capital menyebut tidak terdapat informasi, fakta, maupun kejadian material lain yang belum diungkapkan kepada publik dan berpotensi memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha perseroan.
“Tidak terdapat informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik,” tulis perseroan.