STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menetapkan daftar efek yang dapat dipilih dan dikuotasikan oleh Liquidity Provider Saham untuk periode terbaru. Ketentuan ini mulai berlaku efektif pada 2 Maret 2026 hingga 28 Agustus 2026.
Penetapan ini merujuk pada Peraturan Nomor II-Q mengenai Kegiatan Liquidity Provider Saham di Bursa. Selain itu, keputusan ini didasarkan pada Surat Keputusan Direksi Nomor Kep-00029/BEI/02-2026 terkait parameter efek dan kewajiban kuotasi.
Dalam lampiran pengumuman tersebut, BEI merinci sejumlah saham yang masuk dalam daftar baru maupun yang tetap bertahan. Beberapa nama besar tercatat masuk sebagai penghuni baru dalam daftar Liquidity Provider ini.
Terdapat total 254 emiten baru yang masuk dalam daftar seleksi Liquidity Provider untuk periode ini. Emiten seperti PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA), dan PT ABM Investama Tbk (ABMM) kini resmi menyandang status sebagai efek “Baru” dalam daftar tersebut. Sektor perbankan juga turut diramaikan dengan masuknya PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) dan PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK).
Selain itu, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) dan emiten tambang PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) juga terdaftar sebagai efek baru yang memenuhi kriteria. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham-saham tersebut di pasar reguler.
Bursa juga memberikan catatan mengenai perusahaan yang tidak lagi masuk dalam daftar ini. Terdapat 13 emiten yang keluar dari keanggotaan Liquidity Provider, di antaranya PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) dan PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI).
Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., bersama Kepala Divisi Riset, Verdi Ikhwan, menegaskan seluruh informasi dalam pengumuman ini telah disahkan secara elektronik.
“Bursa menetapkan Daftar Efek Liquidity Provider Saham yang memenuhi kriteria sebagai Efek yang dapat dipilih dan dimohonkan untuk kemudian dikuotasikan,” tulis manajemen BEI dalam dokumen resmi.
Manajemen BEI bertanggung jawab penuh atas seluruh data yang dipublikasikan dalam laporan ini. Para investor dapat mengakses rincian lengkap mengenai daftar efek tersebut melalui laman resmi Bursa di www.idx.co.id.
