Rabu, Januari 21, 2026
28.6 C
Jakarta

Belum Dipakai, Ini Alasan COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp207,05 Miliar di Bank

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) belum merealisasikan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO). Perseroan memilih memarkir dana tersebut di instrumen perbankan. Langkah ini diambil karena fundamental dan likuiditas anak usaha dinilai masih kuat.

COIN menghimpun dana Rp220,58 miliar melalui IPO pada 9 Juli 2025. Biaya pelaksanaan tercatat Rp13,53 miliar. Perseroan mengantongi dana bersih Rp207,05 miliar.

Sesuai rencana awal, dana IPO akan digunakan untuk dua anak usaha. Bursa kripto PT Central Finansial X (CFX) mendapat alokasi Rp175,99 miliar atau 85%. Lembaga kustodian PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) memperoleh Rp31,05 miliar atau 15%.

Manajemen menempatkan dana IPO pada instrumen perbankan. Dana Rp30 miliar disimpan dalam deposito berjangka tiga bulan dengan bunga 5%. Dana Rp177,05 miliar ditempatkan di rekening giro dengan bunga 6%.

Direktur Utama COIN, Ade Wahyu, menyampaikan perseroan mengedepankan prinsip kehati-hatian. COIN bersikap adaptif terhadap dinamika industri aset kripto.

“Kami juga melihat fundamental dan posisi keuangan anak perusahaan kami, yakni Bursa CFX dan ICC sebagai bursa dan kustodian aset kripto pertama yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berada dalam posisi yang kuat. Untuk itu, kami akan mengamati situasi dan perkembangan pasar terlebih dahulu, sebelum menggunakan dana IPO,” kata Ade Wahyu dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (21/1).

Ia menilai kondisi likuiditas internal CFX dan ICC masih solid. Situasi ini memberi fleksibilitas bagi perseroan. COIN belum perlu melakukan injeksi modal dalam waktu dekat. Manajemen memilih menunggu momentum yang paling tepat.

“Kami meyakini, strategi yang penuh kehati-hatian ini diambil agar penggunaan dana IPO menjadi lebih efisien, tepat sasaran, dan memberikan dampak multiplier yang maksimal bagi rencana jangka panjang Perseroan,” jelasnya.

COIN berkomitmen memantau perkembangan pasar dan industri aset kripto. Realisasi dana IPO akan dilakukan untuk mendukung ekspansi bisnis. Langkah ini diharapkan memberi nilai tambah bagi pemegang saham.

Sebagai informasi, COIN merupakan perusahaan holding investasi aset kripto. Perseroan menyediakan layanan tata kelola, hubungan investor, dan jasa advisory kepada anak usaha. Fokusnya memperkuat posisi Indonesia di pasar aset kripto domestik dan global.

- Advertisement -

Artikel Terkait

PP Presisi Batalkan RUPSLB pada Hari Ini, Berikut Penjelasan Manajemen

STOCKWATCH,ID (JAKARTA) – PT PP Presisi Tbk (PPRE) mengumumkan...

Anjlok 1,24%, IHSG Sesi I ke 9.021,489 Dipicu Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Aksi Jual Berlanjut! Pengendali Buang Lagi 3,5% Saham NANO Senilai Rp8,25 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Aksi jual saham PT Nanotech Indonesia Global...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru