STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) berencana membagikan dividen interim untuk tahun buku 2025 sebesar Rp1,34 per saham kepada pemegang saham Perseroan pada tanggal 29 Januari 2026.
Corporate Secretary CDIA Merly dalam pengumuman, Selasa 30 Desember 2025 mengatakan, rencana pembagian dividen interim tersebut telah diputuskan oleh Direksi dan disetujui oleh Dewan Komisaris Perseroan pada 29 Desember 2025.
Menurut Merly, penerima dividen adalah pemegang saham Perseroan yang terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) CDIA per 12 Januari 2026. Cum dan ex dividen di pasar Reguler dan Negosiasi BEI ditetapkan pada 8 dan 9 Januari 2026, serta cum dan ex dividen di Pasar Tunai pada 12 dan 13 Januari 2026.
CDIA mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$67,84 juta pada semester I 2025. Per 30 Juni 2025, Perseroan mempunyai saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya sebesar US$78,40 juta. Adapun jumlah ekuitas per Juni 2025 sebesar US$995,99 juta.
Sekedar informasi, saham CDIA dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2025. Emiten milik Konglomert Prajogo Pangestu itu menawarkan 12,48 miliar saham ke publik dengan harga perdana Rp190 per unit sehingga berasil meraih dana sebesar Rp2,37 triliun.
Dana hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi, sebesar Rp871,75 miliar digunakan CDIA untuk penyetoran modal kepada anak usaha yang termasuk dalam pilar bisnis logistik yaitu PT Chandra Shipping International dan PT Marina Indah Maritim. Sementara sebesar Rp 1,5 miliar akan disalurkan CDIA melalui penyetoran modal kepada anak usahanya yang termasuk dalam pilar bisnis pelabuhan dan penyimpanan, yaitu PT Chandra Samudera Port. (konrad)
