Rabu, Januari 21, 2026
27.4 C
Jakarta

Berlanjut! Sumber Garam Pratama Kembali Divestasi 1,69% Saham FOLK, Kantongi Cuan Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Aksi jual saham PT Muti Garam Utama Tbk (FOLK) oleh PT Sumber Garam Pratama, pemegang saham emiten industri kreatif seperti omnichannel dan ritel omnichannel tersebu tampaknya masih berlanjut.

Per 13 Januari 2026,  Sumber Garam Pratama kembali menjual saham FOLK sebanyak 66.740.500 lembar atau sekitar 1,69%. Harga divestasi per lembar saham FOLK di kisaran Rp75-Rp80.  Dengan demikian, Sumber Garam Pratama berhasil mengantongi dana sebesar Rp5,33 miliar.

Pasca transaksi tersebut, kepemilikan Sumber Garam Pratama  atas FOLK turun menjadi 903.330.281 (22,88%) dari sebelumnya 970.070.781 (24,57%) saham.

Seperti dikutip dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan, Rabu 14 Januari 2026, tujuan Sumber Garam Pratama menjual saham FOLK adalah merealisasikan keuntungan investasi dengan status kepemilikan langsung.

Sebelumnya, pada 8 Januari 2026, Sumber Garam Pratama juga telah menjual saham FOLK sebanyak 157.926.000 lembar (4%). Dari divestasi saham FOLK sebanyak itu, Sumber Garam Pratama  mengantongi  cuan sebesar Rp11,84 miliar.

Harus diakui bahwa aksi jual yang dilakukan salah satu pemegang saham FOLK tersebut adalah hal yang lumrah. Tentu saja, SGP mendivestasi saham FOLK dengan tujuan untuk merealisasikan keuntungan. Meski begitu, boleh jadi, aksi jual oleh SGP juga menjadi bagian dari strategi diversifikasi portofolio investasi.

Dari sisi keuangan, hingga kuartal III 2025, FOLK tercatat masih mencatat kerugian bersih sebesar Rp10,51 miliar, berkurang sekitar 17,39% dibanding rugi Rp12,72 miliar pada kuartal III 2024. Penjualan bersih Perseroan turun  6,52%  menjadi Rp14,05 miliar pada kuartal III 2025, dari Rp15,04 miliar di periode sama 2024.

Hingga pukul 15.40 WIB  perdagangan di BEI, Rabu 14 Januari 2026, saham  FOLK tercatat Rp1.050 per unit, melonjak 14,13% dibanding penutupan sehari sebelumnya.

Selama periode sepekan, saham FOLK telah melambung sebesar 65,35%, dari Rp635per saham , menjadi Rp1.050 per saham. Jika dibandingkan antara harga penutupan 12 Desember sebesar Rp490 terhadap harga hari ini,  14 Januari 2026 di Rp1.050, saham FOLK meningkat sebesar 114,28%.  (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Direktur Inocycle Technology (INOV) Jual Seluruh Saham Perusahaan Senilai Rp315,09 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Yong Hwa Lee,  Direktur PT Inocycle Technology Group...

TCID Tambah Plafon Pinjaman ke Anak Usaha Rp12 Miliar Buat Operasional

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  Manajemen PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mengungkapkan, pihaknya...

Tambah Investasi, Bos Trimegah Karya Pratama (UVCR) Borong 59.700 Lembar Saham Perusahaan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Hady Kuswanto, Direktur Utama PT Trimegah Karya...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru