spot_img

BI Luncurkan Kurva Imbal Hasil Pasar Uang, Perkuat Transmisi Kebijakan, Begini Penjelasannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bank Indonesia (BI) meluncurkan publikasi kurva imbal hasil transaksi pasar uang untuk memperkuat efisiensi dan transparansi pembentukan harga di pasar uang domestik.

Kurva ini mencerminkan kondisi harga aktual yang terbentuk di pasar sekunder, sehingga memberikan acuan yang lebih akurat dan berbasis transaksi nyata bagi seluruh pelaku pasar.

Publikasi diluncurkan mulai tanggal 8 Juni 2026, dan dapat diakses pada website Bank Indonesia www.bi.go.id pada menu Fungsi Utama – Moneter – INDONIA dan Harga Pasar Uang Lainnya.

Menurut Ramdan Denny Prakoso Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi (BI), kurva imbal hasil dihitung berdasarkan rata-rata tertimbang (RRT) harga dan volume transaksi aktual Repurchase Agreement (Repo) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) di pasar sekunder.

“Data mencakup Repo tenor 1 bulan, serta SRBI tenor 3, 6, dan 12 bulan. Publikasi akan dilakukan setiap hari Senin atau hari kerja pertama setiap minggunya pada pukul 10:00 WIB, memuat data harian minggu kerja sebelumnya,” katanya dalam keterangan resmi BI di Jakarta, Selasa (09/6/2026).

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen BI bersama National Working Group on Benchmark Reform (NWGBR) untuk memperkuat reformasi suku bunga acuan domestik dan mendorong terbentuknya pasar keuangan yang modern, transparan, efisien, dan berbasis transaksi.

Publikasi ini diharapkan meningkatkan efisiensi pembentukan harga di pasar uang, mendorong likuiditas transaksi pasar sekunder, memperdalam pasar keuangan domestik, serta memperkuat efektivitas transmisi kebijakan moneter.

Sebagai catatan, NWGBR beranggotakan Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan dan Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Indonesia (APUVINDO).

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pemerintah Bidik Dana Rp10 Triliun dari Lelang SBSN, Simak Jadwal dan Daftar Seri Sukuk Negara

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemerintah akan menggelar lelang Surat Berharga...

Prabowo Resmikan Mandatori B50, Bahlil: Tonggak Perkuat Kemandirian dan Kedaulatan Energi

STOCKWATCH.ID (KARAWANG) – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral...

Indeks Penjualan Riil Juni 2026 Naik ke 221,6, Bank Indonesia Ungkap Prospek Inflasi Agustus Meningkat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bank Indonesia (BI) mencatat, Indeks Penjualan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru