BI, Utang Luar Negeri (ULN) Januari 2026 Tercatat US$434,7 Miliar, Tumbuh 1,7%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  Bank Indonesia (BI) menyampaikan bahwa posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Januari 2026 tetap terjaga. Posisi ULN Indonesia pada Januari 2026 tercatat sebesar US$4...

BI, Utang Luar Negeri (ULN) Januari 2026 Tercatat US$434,7 Miliar, Tumbuh 1,7%
Bacakan Artikel

Sementara itu, posisi ULN swasta tercatat sebesar US$193 miliar pada Januari 2026, menurun  dibandingkan dengan posisi pada Desember 2025 sebesar US$194 miliar. Secara tahunan, ULN swasta mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 0,7% (yoy) pada Januari 2026, lebih dalam dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 0,2% (yoy). Penurunan posisi ULN swasta tersebut dipengaruhi oleh ULN perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations).

Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari Sektor Industri Pengolahan; Jasa Keuangan dan Asuransi; Pengadaan Listrik dan Gas; serta Pertambangan dan Penggalian, dengan pangsa mencapai 80,1% terhadap total ULN swasta. ULN swasta tetap didominasi oleh utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 76,2% terhadap total ULN swasta.

Ramdan menjelaskan, struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Hal ini tecermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang turun menjadi 29,6% pada Januari 2026 dari 29,9% pada Desember 2025, serta dominasi ULN jangka panjang dengan pangsa 85,6% dari total ULN.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: