Bidik Pertumbuhan Kinerja Dua Digit pada 2023, Begini Strategi BRI Danareksa Sekuritas
STOCKWATCH. (JAKARTA) - Manajemen PT BRI Danareksa Sekuritas membidik pertumbuhan kinerja dua digit pada 2023. Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas Laksono Widodo, ditulis K...
STOCKWATCH.ID STOCKWATCH. (JAKARTA) - Manajemen PT BRI Danareksa Sekuritas membidik pertumbuhan kinerja dua digit pada 2023. Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas Laksono Widodo, ditulis Kamis (9/2/2023).
Menurut Laksono, tahun ini, anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan anggota Holding BUMN Danareksa itu, menargetkan kenaikan jumlah nasabah sebesar 42%. Adapun jumlah transaksi diharapkan tumbuh sebesar 48% untuk bisnis ritel brokerage. Sementara untuk bisnis institutional brokerage, perusahaan memproyeksikan peningkatan transaksi sekitar 18%.
Untuk mencapai target tersebut, menurut Laksono, pohaknya telah menyiapkan sejumlah strategi. “Untuk terus meningkatkan kinerja bisnis brokerage Perusahaan, tahun ini kami akan menyediakan program dan penawaran menarik khusus untuk nasabah dan klien setia BRI Danareksa Sekuritas,” ungkapnya.
Salah satu strategi yang telah dilakukan dan memiliki dampak baik terhadap kinerja perusahaan, khususnya dalam meningkatkan transaksi retail brokerage adalah program Undian Emas Logam Mulia.
Program yang diselenggarakan pada November dan Desember 2022 itu, berhasil menjaring sebanyak 15.000 peserta. Program tersebut berdampak kepada naiknya jumlah transaksi sebesar 91% dan jumlah nasabah sebesar 102% pada akhir periode program, dibandingkan dengan bulan Oktober 2022.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...