STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Djonny Saksono, Direktur Utama PT Indonesian Tobacco Tbk (ITIC) memborong sebanyak 4.450.000 saham emiten produsen tembakau iris itu melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2 dan 4 Desember 2024. Adapun nilai transaksi pembelian saham ITIC tersebut mencapai Rp1,16 miliar
Setelah transaksi ini, kepemilikan Djonny Saksono atas saham ITIC meningkat menjadi 636.560.100 (67,67%) dari sebelumnya 632.110.100 (67,19%) saham.
Disebutkan dalam laporan keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (05/12/2024), tujuan Djonny Saksono memborong saham ITIC adalah untuk menambah investasi dengan status kepemilikan saham langsung.
Dikutip dari laporan keuangan ITIC per September2024, pemegang saham emiten di bidang produsen tembakau iris beraset Rp593,42 miliar per September 2024 itu adalah sebagai berikut, Djonny Saksono sebesar 66,80%, PT Anugerah Investindo sebesar 7,02%, dan investor publik sebesar 26,18%.
Sekedar informasi, ITIC mencatat penjualan sebesar Rp243,06 miliar pada kuartal III 2024, naik 9,9% dari Rp221,15 miliar pada periode sama tahun 2023. Meski penjualan naik, laba bersih Perseroan justru turun 10,19% menjadi Rp16,93 miliar pada kuartal III 2024, dibandingkan Rp18,86 miliar pada kuartal III 2023. (konrad)
