STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menyampaikan laporan terbaru ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Laporan ini terkait nasib saham hasil pembelian kembali atau buyback (saham treasury). Hingga akhir tahun 2025, BREN belum melepas satu pun saham treasury tersebut ke pasar.
Agus Sandy Widyanto, Direktur dan Corporate Secretary BREN menjelaskan hal ini dalam keterbukaan informasi, Kamis (15/1/2026). Ia memastikan, jumlah saham hasil buyback yang dikempit Perseroan masih utuh.
“Perseroan melaporkan pelaksanaan pengalihan saham hasil Buy Back untuk periode 31 Desember 2025,” ujar Agus dalam keterangan tertulis.
Dalam laporannya, tercatat jumlah saham hasil buyback yang telah dijual atau dialihkan adalah nol. Artinya, Perseroan masih menyimpan sebanyak 6 juta lembar saham treasury.
Agus merinci, saham-saham ini dikumpulkan saat aksi buyback yang selesai pada 23 Juni 2025. Aksi korporasi tersebut dilakukan dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan sesuai POJK No. 13 Tahun 2023.
Adapun harga rata-rata pembelian kembali saham tersebut tercatat sebesar Rp5.357,44 per lembar. Karena belum ada saham yang dilepas kembali, Perseroan tidak mencatatkan perolehan dana maupun kerugian dari pengalihan saham pada periode ini.
Mengenai kapan saham-saham ini akan dilepas kembali ke publik, manajemen BREN belum memberikan kepastian. Dalam kolom tanggal RUPS atau keterbukaan informasi pengalihan saham, statusnya tertulis “Belum Ditentukan”.
“Laporan tersebut disiapkan berdasarkan data per tanggal 31 Desember 2025,” tambah Agus.
