BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu Meningkat
STOCKWATCH.ID (MALANG) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli meningkatkan kapasitas Kelompok Ternak Sumber Karanglo di Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, melalui Program Klaster Unggulan. Program ini memberikan pendampingan, pelatihan, serta dukungan sarana dan prasarana untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha peternakan sapi perah.
Kelompok Ternak Sumber Karanglo berdiri sejak Oktober 2020 sebagai wadah para peternak sapi perah. Salah satu anggotanya, Rendy Hertanto, bersama anggota lainnya mengelola usaha peternakan yang menghasilkan susu segar sebagai komoditas utama. Saat ini kelompok tersebut memiliki lebih dari 58 ekor sapi perah dengan produksi lebih dari 400 liter susu per hari. Untuk menjaga kualitas produksi, kelompok secara rutin menggelar bimbingan teknis dan vaksinasi kesehatan ternak.
Dalam mengembangkan usaha, para peternak masih menghadapi sejumlah kendala. Produksi dilakukan secara manual sehingga kapasitas dan efisiensi belum optimal. Selain itu, jangkauan pemasaran masih terbatas, proses pemenuhan legalitas usaha dan produk masih berlangsung, serta keterbatasan modal menghambat peningkatan kapasitas produksi dan perluasan pasar.
"Produksi masih manual sehingga kapasitas dan efisiensi produksi masih terbatas. Pasar masih terbatas sehingga jangkauan penjualan belum luas. Perizinan usaha dan produk masih dalam proses pemenuhan persyaratan. Keterbatasan modal juga menjadi tantangan dalam pengembangan produksi dan pemasaran," ujar Rendy.
Melalui Program Klaster Unggulan, para peternak memperoleh pelatihan pengolahan susu menjadi produk bernilai tambah, seperti susu pasteurisasi, yoghurt, dan keju. Mereka juga menerima dukungan peralatan yang membuat proses produksi lebih efisien, higienis, serta mampu meningkatkan volume produksi.
"Peternak memperoleh pelatihan pengolahan susu menjadi produk bernilai tambah seperti susu pasteurisasi, yoghurt, dan keju sehingga membuka peluang peningkatan pendapatan. Kami juga mendapatkan dukungan sarana dan prasarana sehingga proses pengolahan menjadi lebih efisien, higienis, dan mampu meningkatkan volume produksi," kata Rendy.
Selain itu, program tersebut juga memberikan pendampingan pengurusan izin produksi olahan susu, pelatihan pemasaran dan digital marketing untuk memperluas jangkauan pasar melalui media digital. Pendampingan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk sekaligus menciptakan nilai ekonomi yang lebih tinggi dari produk olahan susu.
"Program ini sangat membantu meningkatkan kualitas usaha dan kesejahteraan masyarakat. Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan, bantuan peralatan, dan pendampingan usaha. Semoga BRI Peduli terus hadir dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat," tutur Rendy.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan BRI Peduli sebagai payung Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus mendukung pengembangan kelompok usaha berbasis potensi lokal agar dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Menurut Dhanny, BRI memberikan bantuan peralatan usaha untuk meningkatkan efektivitas produksi, kualitas produk, dan memperluas akses pasar. BRI juga menyelenggarakan berbagai pelatihan, antara lain digital marketing, pengemasan, perizinan, pengolahan produk, hingga pembuatan rekening dan QRIS.
"Kisah dari Kelompok Ternak Sumber Karanglo ini jadi bukti bahwa Program Klaster Unggulan dari BRI Peduli memberikan manfaat nyata dalam pengembangan usaha kelompok, dengan pendampingan yang diberikan tidak hanya memperkuat kapasitas produksi dan meningkatkan kualitas produk, tetapi juga membuka peluang bagi Kelompok Ternak Sumber Karanglo untuk terus berkembang serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar," tegas Dhanny.
Sejak diluncurkan pada 2022, Program Klaster Unggulan BRI Peduli telah memberdayakan 37 kelompok usaha di berbagai daerah di Indonesia. Program tersebut juga telah menghadirkan 32 jenis pelatihan dan menyalurkan 375 unit sarana prasarana kepada kelompok usaha.