BRI Perkuat Keamanan Rekening Nasabah, Kenali 3 Kategori Status Tabungan dan Cara Mencegah Dormant
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memperkuat sistem keamanan dan tata kelola layanan perbankan melalui penyesuaian status rekening tabungan dan giro yang mulai ef...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memperkuat sistem keamanan dan tata kelola layanan perbankan melalui penyesuaian status rekening tabungan dan giro yang mulai efektif berlaku sejak 10 Mei 2026. Langkah ini dilakukan sejalan dengan implementasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 24 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Rekening Pada Bank Umum.
Kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan perlindungan nasabah sekaligus memperkuat sistem perbankan yang lebih sehat, aman, dan transparan.
Dalam penyesuaian itu, BRI membagi status rekening tabungan dan giro menjadi tiga kategori, yakni Rekening Aktif, Rekening Tidak Aktif, dan Rekening Dormant. Kebijakan ini juga ditujukan untuk memastikan penggunaan rekening dilakukan secara optimal serta meminimalkan potensi penyalahgunaan rekening yang dapat merugikan nasabah maupun industri perbankan.
Direktur Operations PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Hakim Putratama mengatakan, penyesuaian status rekening menjadi bagian dari komitmen perseroan untuk menghadirkan layanan perbankan yang semakin aman di tengah meningkatnya aktivitas transaksi digital masyarakat.
โBRI terus berupaya memastikan seluruh layanan perbankan berjalan aman, transparan, dan sesuai dengan ketentuan regulator. Penyesuaian status rekening ini menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas pengelolaan rekening nasabah sekaligus meminimalisasi potensi penyalahgunaan rekening untuk aktivitas yang merugikan masyarakat maupun industri perbankan,โ ujar Hakim, dikutip Sabtu (11/7/2026).
- Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Indeks Kospi dan Nikkei Menghijau
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO
- Prabowo Targetkan Pangkas BUMN jadi 300, Dividen 2026 Diproyeksi Rp200 Triliun T...
- Penjualan Tembus Rp2,78 Triliun, Rugi Bersih Pengelola KFC (FAST) Susut 57% di S...
- Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Indeks Kospi dan Nikkei Menghijau
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...