back to top

Buat Investasi, Provident Investasi Bersama Siap Gelar Right Issue Rp3,62 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) mengumumkan, pihaknya akan menggelar penawaran umum terbatas (PUT) II atau right issue sebanyak 8,654 miliar saham baru bernominal Rp15 per unit dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) pada April 2024.

Setiap pemegang 301 (tiga ratus satu) saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (“ DPS”) Perseroan per 18 Maret 2024 berhak atas 368 (tiga ratus enam puluh delapan) HMETD, di mana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 (satu) saham baru.

Harga pelaksanaan right issue Rp418 per saham, sehingga Perusahaan holding di bidang investasi baik secara langsung maupun tidak langsung melalui perusahaan anak itu, berpeluang  mendapatkan tambahan modal sebesar Rp3,62 triliun.

Dana hasil penerbitan right issue tersebut, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, sebesar Rp3,61 triliun akan digunakan oleh Perseroan untuk penyertaan atas 3.612.480 saham baru yang akan dikeluarkan oleh PT Alam Permai (PTAP). Sedangkan sisanya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan.

Direksi PALM dalam prospektus tambahan penawaran umum terbatas saham (PUT) II atau right issue yang diumumkan, Selasa (05/3/2024) menyebutkan, right issue ini sudah disetujui pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PALM pada 10 Januari 2024. Adapun pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan atau OJK sudah terbit pada 4 Maret 2024.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Tertekan Harga Batu Bara, Laba Astra (ASII) 2025 Susut 3% Jadi Rp32,77 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Astra International Tbk (ASII) menutup...

BRI Raup Laba Bersih Rp57,13 Triliun pada 2025, Siap Dukung Program Asta Cita dan Ekonomi Kerakyatan

STOCKWATCH (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...

Maybank Indonesia (BNII) Cetak Laba Rp1,70 Triliun pada 2025, Tumbuh 42%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) membukukan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru