STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membukukan laba sebesar US$81,01 juta (US$0,22 per saham) pada 2025, tumbuh 20,05% dibanding US$67,47 juta (US$0,18 per saham ) pada tahun 2024.
Seperti tergambar dalam laporan keuangan Desember 2025 yang diumumkan Senin, 30 Maret 2026, pendapatan bersih BUMI mencapai US$1,42 milar pada 2025, naik 4,78% dari US$1,35 miliar pada periode sama 2024.
Pendapatan terbesar BUMI tahun 2025 dari penjualan batubara ke pihak ketiga yakni US$1,17 miliar atau sekitar 82,49% dari total pendapatan. Sedangkan emas ke pihak ketiga menyumbang US$242,31 juta, serta penjualan perak US$7,04 juta.
Manajemen BUMI mampu menekan turun beban pokok pendapatan (BPP) sebesar 1,23% menjadi US$1,17 miliar pada 2025, dari US$1,19 miliar pada 2024. Ini mendorong laba koto remiten batubara itu melonjak 47,14% menjadi US$249,10 juta pada 2025, dibanding US$160,29 juta pada tahun 2024.
Di sisi lain, beban usaha BUMI juga turun menjadi US$107,77 juta pada 2025, dari US$108,22 juta pada 2024. Laba usaha Perseroan melambung 131,43% menjadi US$141,22 juta pada 2025 dibanding US$61,06 juta pada tahun 2024.
Total aset BUMI per Desember 2025 sebesar US$4,21 miliar, naik 1,32% dari US$4,16 miliar per Desember 2024. Adapun jumlah liabilitas dan ekuitas emiten batubara tersebut masing-masing US$1,33 miliar dan US%2,88 miliar. (konrad)
