STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa mencatatkan penguatan pada penutupan perdagangan hari Rabu (4/12/2024) waktu setempat, meskipun ketegangan politik di Prancis menarik perhatian dunia. Investor fokus pada pemungutan suara mosi tidak percaya di parlemen Prancis yang dapat menentukan nasib Perdana Menteri Michel Barnier.
Mengutip CNBC International, indeks Stoxx 600, yang mencakup saham di seluruh Eropa, tercatat naik 0,37% menjadi 517,45, mencerminkan optimisme pasar. Indeks CAC 40 Prancis juga menguat 0,66% mencapai 7.303,28 meski situasi politik memanas.
Di Jerman, indeks DAX melonjak 1,08% ke 20.232,14. FTSE MIB Italia naik 0,75% menjadi 34.083,91, sementara OMXS30 Swedia mencatatkan kenaikan 0,8% ke 2.594,38.
Namun, tidak semua indeks mencetak hasil positif. FTSE 100 Inggris turun tipis 0,28% ke 8.335,81. PSI20 Portugal juga melemah 0,47% ke 6.375,72.
Ketegangan di Prancis semakin tinggi setelah Barnier meloloskan anggaran menggunakan kekuatan konstitusional tanpa persetujuan parlemen. Langkah ini memicu mosi tidak percaya dari oposisi kanan dan kiri. “Jika mosi ini disetujui, pemerintahan Barnier bisa jatuh malam ini,” kata seorang analis politik kepada Reuters.
Di sisi lain, Gubernur Bank of England Andrew Bailey mengungkapkan rencana pemangkasan suku bunga hingga empat kali pada 2025. Pernyataan ini menjadi perhatian para pelaku pasar di tengah dinamika ekonomi global.
Ketegangan juga terjadi di Korea Selatan. Presiden Yoon Suk Yeol sempat mengeluarkan dekrit darurat militer yang akhirnya dicabut dalam beberapa jam. Parlemen Korea Selatan kini tengah memproses mosi pemakzulan yang harus diputuskan dalam 72 jam.
