back to top

Bursa Eropa Menguat Meski Inflasi Menghantui, Saham Greggs Anjlok 16%!

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa berhasil ditutup menguat pada penutupan perdagangan Kamis (9/1/2025) waktu setempat.

Mengutip CNBC International, indeks Stoxx 600, yang mencakup saham-saham di seluruh Eropa, naik 0,42% setelah sempat dibuka di zona merah.

Sebagian besar sektor mencatatkan kenaikan. Saham tambang memimpin dengan kenaikan 1,47%. Namun, sektor ritel justru turun 0,84%. Salah satu saham yang mencuri perhatian adalah Greggs, perusahaan makanan siap saji asal Inggris, yang anjlok hingga 15,8%. Penurunan ini terjadi karena laporan penjualan Greggs tidak sesuai ekspektasi analis.

Sebaliknya, saham Bavarian Nordic, produsen vaksin asal Denmark, melonjak 3,8%. Kenaikan ini dipicu oleh pengumuman program pembelian kembali saham senilai DKK 150 juta atau sekitar US$20,7 juta.

Di bursa utama, FTSE 100 di Inggris naik 0,83% ke level 8.319,69. CAC 40 di Prancis menguat 0,51% ke 7.490,28. Sementara itu, FTSE MIB Italia naik 0,59% ke 35.315,51, dan IBEX 35 di Spanyol mencatat kenaikan tertinggi dengan lonjakan 0,86% ke 11.899,3. Namun, DAX di Jerman melemah tipis 0,06% ke level 20.317,1.

Inflasi masih menjadi perhatian utama pasar global, termasuk di Eropa, Asia, dan Amerika Serikat. Pasar Asia-Pasifik sebelumnya juga mencatat perdagangan yang bergejolak akibat ketidakpastian inflasi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Wall Street Makin Perkasa, Indeks Dow Jones Lompat 300 Poin Berkat Saham Nvidia

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Ancaman Tarif Trump Mereda, Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir Hijau

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat pada...

Bursa Saham Asia Terbang, Nikkei dan Kospi Cetak RekorBaru

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik kompak...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru