STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup bervariasi pada perdagangan terakhir tahun 2025, Rabu (31/12/2025) waktu setempat.
Mengutip CNBC International, indeks Stoxx Europe 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa ditutup turun tipis 0,1% dalam sesi perdagangan yang dipersingkat. Sebagian besar indeks sektoral berakhir di zona negatif.
Indeks FTSE 100 Inggris menutup hari dengan penurunan 0,2%. Meski demikian, indeks ini mencatatkan kenaikan tahunan sebesar 21,5%. Pencapaian tersebut merupakan pertumbuhan tahunan terkuat bagi bursa London sejak tahun 2009.
Kondisi serupa terjadi pada indeks CAC 40 Prancis yang berakhir turun 0,2% pada malam tahun baru. Sebaliknya, indeks DAX Jerman berhasil menguat 0,6%. Indeks FTSE MIB Italia juga mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 1,1%.
Penguatan di Italia membawa total keuntungan tahunan FTSE MIB menjadi 31,5%. Angka ini menandai performa tahunan terbaik bagi bursa Italia sejak 1998. Seluruh pasar saham hanya beroperasi setengah hari dan akan tutup pada hari Kamis untuk libur Tahun Baru. Aktivitas perdagangan akan kembali dibuka pada hari Jumat.
Saham sektor pertahanan naik untuk hari kedua berturut-turut. Harga saham Saab, Renk, dan Rheinmetall ditutup melonjak antara 2% hingga 3%. Secara tahunan, saham-saham di sektor ini telah memberikan keuntungan antara 130% hingga 193%.
Perusahaan bioteknologi Abivax menjadi bintang pada indeks blue-chip dengan kenaikan 3,8%. Sepanjang tahun 2025, perusahaan asal Prancis ini mencatatkan pertumbuhan luar biasa sebesar 1.616%. Investor merespons positif hasil uji klinis obat kolitis ulserativa yang melampaui ekspektasi pada musim panas lalu.
Saham Fresnillo yang tercatat di London menjadi salah satu penampil terburuk dengan penurunan 2,3%. Hal ini terjadi setelah harga sahamnya melonjak 6% pada hari sebelumnya. Saham pertambangan lain seperti Anglo American, Antofagasta, dan Glencore terpantau stabil tanpa penarikan harga yang besar.
