Bursa Saham Asia Bergerak Variatif, Rekor Baru Nikkei Terpangkas Akibat Ketegangan Iran-AS
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik bergerak variatif (mixed) pada penutupan perdagangan Rabu (27/5/2026). Investor tengah menimbang dampak serangan militer terbaru Amerika Ser...
Sentimen pasar dipengaruhi oleh aksi militer AS di Iran Selatan pada Selasa pagi. Pentagon menyebut serangan tersebut sebagai upaya bela diri terhadap situs rudal dan kapal pengangkut ranjau. Situasi ini menunjukkan rapuhnya gencatan senjata yang sedang berlangsung.
Presiden Donald Trump memberikan tanggapan mengenai perkembangan negosiasi tersebut. Ia menyebut proses diplomasi masih terus berjalan.
"Pembicaraan dengan Iran untuk mengakhiri perang berjalan dengan baik," ujar Trump dalam keterangan resminya.
Meski demikian, Trump tetap memberikan peringatan keras kepada pihak Teheran. Ia menegaskan AS siap melakukan serangan ofensif jika perundingan mengalami kegagalan.
- 1
- 2
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- Telkom Cetak Laba Rp14,21 Triliun di Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp75,88...
- Wall Street Bangkit, Lonjakan Saham Microsoft Akhiri Tren Negatif Nasdaq
- Shell Cetak Laba USD 9,8 Miliar, Bursa Saham Eropa Melaju di Tengah Konflik AS-I...
- Mayoritas Bursa Asia Terkoreksi, Nikkei Menguat, Kospi Turun Lebih dari 1%
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...