STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham Asia-Pasifik kompak ditutup melemah pada perdagangan Selasa (18/11/2025) waktu setempat. Sentimen negatif muncul setelah saham teknologi di Wall Street kembali terjatuh. Investor memilih berhati-hati menjelang rilis laporan keuangan Nvidia dan data tenaga kerja Amerika Serikat.
Mengutip CNBC International, indeks Nikkei 225 Jepang turun 3,22% menjadi 48.702,98. Topix ikut merosot 2,88% ke 3.251,1. Kospi Korea Selatan jatuh 3,32% mencapai 3.953,62. Kosdaq turun 2,66% jadi 878,7.
Hong Kong juga melemah. Indeks Hang Seng turun 1,72%. Indeks CSI 300 China terkoreksi 0,65% ke 4.568,19. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 tertekan 1,94% ke 8.469,1.
Tekanan di Asia mengikuti kejatuhan saham teknologi di Amerika Serikat.
Pasar obligasi Jepang juga bergerak. Imbal hasil obligasi pemerintah tenor 20 tahun naik hampir 4 basis poin ke 2,78%. Ini menjadi level tertinggi sejak Juli 1999. Imbal hasil tenor 10 tahun naik sekitar 2 basis poin ke 1,751%.
