Bursa Saham Asia Pasifik Bervariasi, Indeks Kospi Anjlok 5% Usai Cetak Rekor
STOCKWATCH.ID (SEOUL) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik berakhir bervariasi pada penutupan perdagangan Senin (3/8/2026). Indeks Kospi di Korea Selatan mengalami penurunan cukup dalam. Hal ini terjadi setelah bursa Seoul mencatatkan rekor kenaikan tertinggi pada akhir pekan lalu.
Mengutip CNBC, pergerakan pasar saham hari itu dipengaruhi oleh aksi koreksi di Seoul. Indeks Kospi Korea Selatan turun lebih dari 5% dan ditutup pada level 6.257,45. Meski indeks utama jatuh, indeks Kosdaq justru melaju. Indeks yang berisi saham-saham berkapitalisasi kecil ini naik 2,44%. Kosdaq menutup hari di posisi 737,35.
Pasar saham Jepang juga terpantau melemah. Indeks Nikkei 225 merosot 0,94% ke angka 63.754,9. Indeks Topix yang cakupannya lebih luas ikut turun lebih dari 1% menjadi 3.960,03.
- Verah Wahyudi Jual 1,25 Juta Saham TAMA di Harga Rp251
- DKH Hospitals Raih Kredit Investasi Rp74 Miliar dari Bank Mandiri, Ini Tujuannya
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Wall Street Melaju Kencang, Dow Jones Cetak Rekor Usai Trump Batal Serang Iran
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Bursa Saham Asia Pasifik Bervariasi, Indeks Kospi Anjlok 5% Usai Cetak Rekor
- Verah Wahyudi Jual 1,25 Juta Saham TAMA di Harga Rp251
- DKH Hospitals Raih Kredit Investasi Rp74 Miliar dari Bank Mandiri, Ini Tujuannya
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...