back to top

Bursa Saham Eropa Menghijau, Investor Cermati Hasil Konferensi Keamanan Munich

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat pada akhir perdagangan Senin (16/2/2026) waktu setempat. Para pemodal tengah mencermati poin-poin penting dari penyelenggaraan Konferensi Keamanan Munich tahun ini.

Mengutip CNBC International, indeks Stoxx Europe 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa berakhir naik 0,13% ke posisi 618,52. Mayoritas bursa utama dan sebagian besar sektor di kawasan tersebut berada di zona hijau. Indeks CAC 40 Perancis menguat 0,06% ke level 8.316,50.

Indeks FTSE 100 Inggris naik 0,26% ke level 10.473,69. IBEX 35 Spanyol melonjak 0,99% ke posisi 17.848,00. Namun, indeks DAX Jerman terkoreksi 0,46% ke level 24.800,91 dan FTSE MIB Italia turun tipis 0,03% ke posisi 45.419,20.

Isu geopolitik dan pertahanan kembali menjadi sorotan utama pasar. Para pemimpin dan pembuat kebijakan Eropa menegaskan perlunya peningkatan pengeluaran pertahanan. Langkah ini bertujuan mempercepat otonomi strategis benua tersebut, termasuk diskusi mengenai perisai nuklir bersama.

Meskipun Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyampaikan nada lebih damai kepada sekutu Eropa, Kanselir Jerman Friedrich Merz memberikan peringatan keras. Ia mengakui adanya jurang pemisah yang dalam dalam kemitraan transatlantik.

“Tatanan berbasis aturan pasca-Perang Dunia Kedua tidak lagi ada,” tegas Merz.

Pemimpin Ukraina Volodymyr Zelenskyy turut berbicara dalam konferensi tersebut. Ia menargetkan aksesi negaranya ke Uni Eropa dalam beberapa tahun mendatang.

“Ukraina akan siap untuk bergabung dengan UE pada tahun 2027,” ujar Zelenskyy. Ia menambahkan tanggal bergabungnya Ukraina harus dimasukkan dalam setiap perjanjian damai dengan Rusia.

Di sisi korporasi, saham perbankan Inggris NatWest Group melonjak 4,7%. Perusahaan memulai program pembelian kembali saham senilai 750 juta Poundsterling atau setara 1,02 miliar USD pada hari Senin.

Sebaliknya, saham Dassault Systemes sempat dihentikan perdagangannya setelah jatuh tajam. Pialang AlphaValue memangkas peringkat perusahaan dari Beli menjadi Kurangi. Hal ini dipicu kekhawatiran baru atas monetisasi AI dan hilangnya momentum pada grup perangkat lunak Perancis tersebut. Sahamnya berakhir anjlok 10%.

Sektor pertambangan juga mencatat penurunan cukup besar. Saham Rio Tinto melemah 1% setelah menangguhkan pengerjaan tambang bijih besi Simandou di Guinea. Keputusan ini diambil menyusul adanya korban jiwa di proyek SimFer pada Minggu malam.

BHP Group jatuh 0,7% menjelang laporan laba terbaru pada hari Selasa. Glencore juga kehilangan posisi dengan turun lebih dari 0,3%. Sementara itu, Fresnillo mundur 1% dan Anglo American melemah 0,2%. Indeks Logam Industri dan Pertambangan FTSE terakhir terlihat turun hampir 0,6%.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Tahun Kuda 2026: Banjir Ucapan Selamat dari Pemimpin Dunia untuk Xi Jinping dan Rakyat China

STOCKWATCH.ID (BEIJING) – Momentum Tahun Baru Imlek 2026 menjadi...

Wall Street Libur, Bukan karena Imlek: Ini Penyebabnya

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Ekonomi Jepang Melambat, Bursa Asia Bergerak Variasi di Tengah Libur Imlek

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik bergerak...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru