STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Graha Andrasentral Propertindo Tbk (JGLE) akan melakukan penawaran umum terbatas (PUT) atau right issue sebanyak 2.280.833.448 saham baru seri B dengan nominal Rp10 per unit dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).
Harga pelaksanaan right issue ditetapkan sebesar Rp50 per saham sehingga perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan dan pengelolaan taman hiburan itu berhasil mendapatkan tambahan modal sebesar Rp414 miliar.
Manajemen JGLE dalam prospectus right issue yang disampaikan, Jumat 20 Februari 2026 menyebutkan, setiap pemegang 270 saham seri A yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal 06 Maret 2026 mempunyai 99 HMETD, dimana setiap 1 (satu) HMETD berhak untuk membeli 1 (satu) Saham Baru seri B yang ditawarkan dengan Harga Pelaksanaan Rp50 setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.
Dana hasil penerbitan right issue tersebut, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, sebesar Rp413,93 miliar akan digunakan untuk melakukan pembelian seluruh saham PT Jungleland Asia (JLA) yakni sebanyak 14.783.475.782 unit atau setara 61,86% yang dimiliki oleh PT Adiprotek Envirodunia (“AE”). Adapun sisanya Rp64,35 juta untuk modal kerja.
AE akan menjadi pembeli siaga dalam PMHMETD I ini, sehingga seluruh sisa saham yang tidak dilaksanakan oleh pemegang saham Perseroan akan diambil oleh AE sebagai pembeli siaga. Penyetoran modal oleh AE akan dilakukan melalui inbreng saham JLA yang dimiliki AE ke dalam Perseroan sebanyak-banyaknya 14.783.475.782 lembar saham. Setelah proses PMHMETD selesai, AE akan menjadi salah satu pemegang saham Perseroan.
Perlu diketahui, JLA adalah perusahaan yang mengelola Jungleland Adventure Theme Park di Sentul. Jungleland Adventure Themepark adalah salah satu taman bermain wahana terbesar di Indonesia yang berlokasi di Sentul. Berada di kawasan sejuk Gunung Pancar dengan luas area mencapai 35Ha dan memiliki wahana dan permainan yang bisa dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat, bersama sahabat dan keluarga. JLA saat ini dimiliki 61,86% oleh AE. Sedangkan sisanya dimiliki oleh Perseroan dan PT Andrasentra Properti Services. (konrad)
