STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) berencana melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 125.000.000 unit saham baru bernominal Rp25 per unit. Jumlah PMTHMETD ini, sekitar 10% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan.
Rencana PMTHMETD ini terlebih dahulu akan dimintakan persetujuan kepada pemegang saham Perseroan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) DGNS yang dilaksanakan pada tanggal 6 April 2026. Adapun PMTHMETD tersebut akan dilaksanakan setelah Pernyataan Pendaftaran Perseroan tersebut telah dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.
Berdasarkan prospektus rencana PMTHMETD yang dipublikasikan, Kamis 26 Februari 2026 terungkap, pelaksanaan PMTHMETD ini untuk memperkuat struktur permodalan dan peningkatan fleksibilitas keuangan perusahaan. DGNS memerlukan struktur modal lebih kuat dan sehat guna menjaga stabilitas keuangan, kapasitas pendanaan, serta memperbaiki rasio keuangan.
“Penguatan struktur modal ini diharapkan dapat meningkatkan daya tahan Perseroan terhadap dinamika industri serta mendukung strategi pertumbuhan yang berkelanjutan,” tulis Manajemen DGNS dalam prospektus.
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Rencana PMTHMETD, setelah dikurangi dengan biaya-biaya yang menjadi kewajiban Perseroan, akan digunakan untuk pengembangan usaha Perseroan dalam bentuk modal kerja, penambahan outlet, pembelian saham dan/atau aset, dan/atau penyertaan saham pada satu atau lebih perusahaan di industri yang relevan dengan kegiatan usaha grup Perseroan.
Setelah PMTHMETD tersebut, jumlah aset dan jumlah ekuitas Perseroan akan mengalami peningkatan masing-masing sebesar 1,02% dan 1,62% yang bersumber dari dana yang diperoleh dari pelaksanaan PMTHMETD. Jumlah dana yang diperoleh dari pelaksanaan PMTHMETD diasumsikan menggunakan jumlah saham yang diterbitkan dikali dengan nilai nominal saham Perseroan. (konrad)
