Minggu, Januari 11, 2026
25.8 C
Jakarta

BYD Salip Tesla, China Jadi Raja Baru Mobil Listrik Dunia

STOCKWATCH.ID SHENZHEN – BYD asal China resmi menggeser posisi Tesla milik Elon Musk sebagai penjual kendaraan listrik (EV) terbesar di dunia. Momen ini menandai pertama kalinya BYD melampaui rival Amerikanya tersebut dalam jumlah penjualan tahunan. BYD kini menjadi pemimpin baru di pasar mobil listrik global.

Mengutip BBC, penjualan mobil Tesla merosot hampir 9% pada 2025. Produsen mobil itu mengumumkan pada Jumat (2/1/2026) hanya menjual 1,64 juta kendaraan di seluruh dunia. Angka ini merupakan penurunan pengiriman selama dua tahun berturut-turut bagi Tesla.

Data tersebut menempatkan Tesla di bawah bayang-bayang BYD. Perusahaan asal Shenzhen itu melaporkan kenaikan penjualan mobil baterai hampir 28% pada tahun lalu. Total penjualan BYD menembus angka lebih dari 2,25 juta unit.

Tesla menghadapi tahun yang berat sepanjang 2025. Produk baru mereka mendapatkan sambutan yang beragam dari masyarakat. Kegiatan politik Elon Musk juga memicu kegelisahan di kalangan konsumen. Persaingan dari produsen China pun semakin intens.

Penjualan Tesla anjlok 16% pada tiga bulan terakhir 2025. Pencabutan subsidi pemerintah menjadi salah satu pemicu utama penurunan tersebut. Subsidi itu sebelumnya memberikan potongan harga hingga $7.500 (£5.570) atau sekitar Rp125.265.000 (kurs Rp16.702 per dolar AS). Potongan ini berlaku untuk kendaraan listrik tertentu dan model hibrida.

Analis Wall Street baru-baru ini menurunkan estimasi penjualan Tesla untuk 2026. Langkah ini memberi sinyal pandangan pasar yang semakin suram. Perusahaan China seperti Geely, MG, dan BYD terus menekan rival Barat. Mereka memasang harga kendaraan jauh di bawah merek-merek mapan.

Elon Musk selaku orang terkaya di dunia memiliki tugas berat. Ia harus mendongkrak penjualan dan nilai pasar saham Tesla secara signifikan. Target ini demi mengamankan paket gaji yang memecahkan rekor. Kesepakatan tersebut bisa memberikan Musk bayaran hingga $1tn (£740bn) atau sekitar Rp16,702 kuadriliun atau Rp16.702 triliun.

Musk juga harus menjual satu juta robot humanoid dalam sepuluh tahun ke depan. Tesla telah berinvestasi besar pada produk “Optimus” dan “Robotaxis”. Analis memandang peluncuran swakemudi pada 2026 sangat krusial bagi performa perusahaan secara keseluruhan.

Dan Ives dari Wedbush Securities tetap menaruh harapan pada Tesla. Ia memprediksi Tesla akan menguasai sekitar 70% pasar swakemudi dalam satu dekade ke depan. “karena tidak ada perusahaan lain di dunia yang dapat menandingi skala dan cakupan” dari firma tersebut, ujar Ives.

Kesibukan Musk di luar Tesla sempat memicu kekhawatiran investor. Ia mengelola platform media sosial X, SpaceX, hingga Boring Company. Musk juga sempat menjalankan Departemen Efisiensi Pemerintah (Doge) di bawah Presiden Donald Trump. Beberapa investor menyarankan Musk agar lebih fokus menjalankan Tesla.

Pertumbuhan penjualan BYD sendiri sebenarnya mulai melambat pada 2025. Angka pertumbuhannya tercatat paling lemah dalam lima tahun terakhir. Kompetisi sengit di pasar China menjadi penyebab utamanya. Meskipun BYD unggul secara unit, Tesla tetap lebih menguntungkan dalam beberapa kuartal terakhir.

Namun, BYD tetap menjadi kekuatan global karena harga produknya sangat kompetitif. Ekspansi pesat mereka menjangkau Amerika Latin, Asia Tenggara, hingga Eropa. Inggris kini menjadi pasar terbesar BYD di luar China. Penjualan mereka di Inggris melonjak 880% didorong oleh permintaan kuat model Seal U SUV hibrida.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kolaborasi STRK dan COCO BALI, Bawa Minuman Siap Saji Asal Pulau Dewata Go Global

STOCKWATCH.ID (BALI) – Industri minuman siap saji global terus...

Atur Uang di Tahun Baru, Ini 26 Aplikasi Keuangan yang Wajib Dicoba di 2026

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Resolusi tahun baru banyak berfokus pada...

Sambut Libur Nataru, Pelita Air Siapkan 251 Ribu Kursi dan Pastikan Diskon Tiket Berlaku

STOCKWATCH.ID (TANGERANG) – Maskapai penerbangan Pelita Air memastikan kesiapan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru