Senin, Januari 12, 2026
26.4 C
Jakarta

Chandra Asri (TPIA) Laksanakan Pemeliharaan Terjadwal, Jaga Keandalan Pabrik

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), melaksanakan pemeliharaan terjadwal (Turnaround Maintenance/TAM) di fasilitas pabrik petrokimia yang berlokasi di Cilegon, Banten.  Kegiatan ini merupakan bagian dari standar industri petrokimia global yang dilakukan secara berkala dan terencana untuk menjaga keandalan, keselamatan dan integritas fasilitas produksi.

Direktur Sumber Daya Manusia & Urusan Korporat TPIA, Suryandi,  dalam siaran pers, Senin 12 Januari 2026 menjelaskan, turnaround maintenance merupakan bagian penting dari tata kelola industri petrokimia.

“Melalui kegiatan pemeliharaan terjadwal ini, kami memastikan fasilitas produksi Chandra Asri Group tetap andal, aman dan siap mendukung kebutuhan industri di Indonesia. Melalui pelaksanaan TAM ini, kami memastikan Pabrik Petrokimia kami tetap berada dalam kondisi optimal untuk mendukung keberlangsungan operasional Perusahaan dan stabilitas pasokan bagi pelanggan.” kata Suryandi.

Menurut Suryandi, pemeliharaan terjadwal ini dilaksanakan dalam dua periode berbeda dan telah direncanakan secara matang sebagai bagian dari tata kelola operasional Perusahaan. Selain memastikan keandalan fasilitas utama,  lanjutnya, kegiatan TAM juga mencakup optimalisasi fasilitas pendukung serta pembaruan pada unit tertentu guna mendukung kesiapan operasional jangka panjang.

Suryandi mengatakan, langkah pemeliharaan ini sejalan dengan komitmen Chandra Asri Group dalam mengelola fasilitas petrokimia yang telah beroperasi selama lebih dari 33 tahun. Pelaksanaan pemeliharaan dilakukan secara terintegrasi dan terukur, tanpa mengubah status operasional pabrik secara permanen.

Menurut Suryandi, kegiatan ini bertujuan memastikan fasilitas tetap beroperasi sesuai standar keselamatan dan kinerja yang ditetapkan sekaligus mendukung keberlanjutan operasional Perusahan. Adapun pemeliharaan akan dimulai pada bulan Januari 2026 pada fasilitas Naphtha Cracker serta Polymer Plant (Polyethylene & Polypropylene) dijadwalkan berlangsung selama 26 hari (estimasi).

Sementara pemeliharaan pada Butadiene serta MTBE & Butene-1 Plant akan berlangsung dengan estimasi 41 hari. “Selama periode tersebut, Perusahaan melakukan operasional terkoordinasi untuk meminimalkan dampak terhadap rantai pasok dan pelanggan,” ungkapnya.

Suryandi menambahkan, seluruh rangkaian pemeliharaan dilaksanakan dengan mengacu pada prosedur dan standar operasional yang berlaku, serta mengedepankan prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Emtek Kokohkan Posisi Pengendali di SCMA, Jumlah Pemegang Saham Naik di Akhir 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)...

Golden Energy Mines (GEMS) Kucurkan Puluhan Miliar untuk Eksplorasi Tambang, Ini Hasilnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS)...

MIND ID dan Pertamina Sinergi Garap Hilirisasi Batu Bara demi Swasembada Energi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru