STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajamen PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk (AEGS) melaporkan, seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum perdana saham atau IPO (Initial Public Offering) telah habis digunakan.
Menurut Direktur Utama AEGS, Oey Johan Sinatra Sumawi dalam keterbukaan informasi, Kamis 22 Januari 2026, total dana yang dihimpun Perseroan dari penawaran umum perdana atau IPO sebesar Rp40 miliar. Jumlah dana tersebut setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi sebesar Rp3,937 miliar, AEGS berhasil memperoleh hasil bersih mencapai Rp36,06 miliar.
Johan menjelaskan, seluruh dana tunai tersebut dialokasikan oleh Perseroan untuk pembangunan gudang baru, modal pabrik penunjang operasional Perseroan, serta untuk modal kerja Perseroan.
Alokasi dana IPO terbesar digunakan untuk modal kerja Perseroan yakni sebesar Rp20,82 miliar, berikut modal pabrik penunjang operasional sebesar Rp3,66 miliar dan pembangunan gudang baru sebesar Rp1,26 miliar.
Dengan demikian, seluruh dana hasil penawaran umum perdana saham atau IPO tahun 2023 dipastikan telah dipakai Perseroan. Sehingga, tidak ada lagi dana IPO yang tersisa di kas perseroan. Sisa dana saat ini mencapai nol rupiah.
Di sisi lain, Perseroan juga telah menggunakan dana hasil konversi waran sebesar Rp7,264 miliar. Penggunaan dana hasil penerbitan waran ini sesuai dengan rencana penggunaan sebagai tertera dalam prospektus IPO Perseroan. (konrad)
