Dana Rights Issue di BEI Capai Rp16,62 Triliun, Ini 4 Perusahaan yang Masih Dalam Pipeline

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat perkembangan menarik terkait aksi korporasi rights issue. Hingga 8 Agustus 2025, sudah ada 10 perusahaan tercatat yang melaksanakan rights issue. Total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp16,62 triliun.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, mengungkapkan masih ada empat perusahaan dalam pipeline rights issue BEI. “Masih terdapat 4 perusahaan tercatat dalam pipeline rights issue BEI,” ujar Nyoman di Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Dari empat perusahaan tersebut, dua berasal dari sektor Basic Materials. Satu perusahaan berasal dari sektor Healthcare dan satu lagi dari sektor Transportation & Logistic.

Sektor lain tidak memiliki perusahaan yang sedang dalam pipeline rights issue. Jika dilihat dari persentase, sektor Basic Materials menguasai 50% pipeline rights issue. Transportation & Logistic dan Healthcare masing-masing menyumbang 25%.

Rights issue menjadi salah satu cara perusahaan meningkatkan modal dengan menawarkan saham baru kepada pemegang saham lama. Dana hasil rights issue biasanya digunakan untuk ekspansi bisnis atau memperkuat struktur modal perusahaan.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Ekspansi 50 Bioskop Baru, Tripar Multivision (RAAM) Siap Rights Issue 1,36 Miliar Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM)...

Sempat Digembok BEI, Saham Ini Kembali Diperdagangkan Mulai 30 Maret

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk...

Transaksi BEI Melejit 15,27%, Tapi Asing Kabur Rp30,88 Triliun!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Aktivitas perdagangan saham di PT Bursa...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru