Rabu, Januari 21, 2026
28.6 C
Jakarta

Didukung Sektor Ini, PBSA Bidik Pendapatan Naik Jadi Rp1,380 Triliun pada 2025

STOCKWATCH.ID (AJAKRTA) – PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) emiten di bidang konstruksi, sipil, mekanikal, elektrikal dan infrastruktur menagetkan pendapatan Rp1,380 triliun pada 2025. Target ini naik 19,6% dari realisasi pendapatan sebesar Rp1,154 triliun pada 2024.

Dalam keterangan resmi, Jumat (13/6/2025), manajemen PBSA mengemukakan, di tahun 2025, Perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp1,380 triliun dan laba bersih sebesar Rp202 miliar.

“Target ini diharapkan dapat tercapai dengan terus melakukan peningkatan atas pendapatan konstruksi melalui fokus pada core business di sektor konstruksi industrial dan diversifikasi pendapatan di sektor konstruksi lain, seperti konstruksi commercial,” tulis manajemen PBSA.

Selain itu PBSA juga meningkatkan pendapatan konstruksi di sektor kontruksi industrial non-Kelapa Sawit serta akan memaksimalkan anak usaha yang telah dibentuk seperti PT Paramita Multi Sarana (PMS) di bidang perdagangan, PT Paramita Andalan Struktur (PAS) di bidang konstruksi baja dan anak usaha yang baru didirikan pada tahun 2024 yaitu PT Plaza Paramita Sejahtera (PPS), PPS akan mengelola dan menyewakan Gedung kantor milik Perseroan bernama Plaza Paramita yang terletak di Jakarta Pusat.

Manajemen PBSA optimistis dengan target pendapatan dan laba bersih tersebut di atas. “Dengan strategi tersebut, PBSA optimis untuk dapat meraih target yang telah ditetapkan,” tulis manajemen PBSA.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Private Placement Rampung, FOLK Kantongi Dana Segar Rp57 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK)...

Sertifikat Saham Petrosea (PTRO) Milik Eddy Handoko Hilang, Datindo Beri Waktu Enam Bulan untuk Keberatan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan laporan...

BEI Update Status Pemantauan Khusus Saham UNSP dan INPS, Ini yang Perlu Diketahui Investor

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperbarui...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru