Dilirik Asing, Investor Malaysia hingga AS Ikut Genggam Saham DRMA

STOCKWATCH.ID (CIKARANG) – PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) merilis laporan bulanan registrasi pemegang efek terbaru. Laporan ini mencakup posisi kepemilikan saham perseroan hingga 31 Maret 2026. Emiten komponen otomotif ini menyampaikan data tersebut dalam keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berdasarkan data perseroan, modal disetor dan ditempatkan penuh DRMA mencapai 4,70 miliar lembar saham. Adapun modal dasar perseroan tercatat sebanyak 16 miliar lembar saham. Perseroan menunjuk PT Raya Saham Registra sebagai Biro Administrasi Efek (BAE).

Tiga pihak tercatat sebagai pemegang saham utama dengan kepemilikan di atas 5%. PT Dharma Inti Anugerah menjadi pemegang saham terbesar. Entitas ini menguasai 2,24 miliar lembar saham atau setara 47,60%.

Posisi kedua ditempati oleh PT Triputra Investindo Arya. Perusahaan tersebut memiliki 666,50 juta lembar saham. Jumlah kepemilikan ini mewakili 14,16% dari total saham yang disetor.

Irianto Santoso juga masuk dalam jajaran pemegang saham besar. Ia mengantongi 240 juta lembar saham secara langsung. Persentase kepemilikannya tercatat berada di angka 5,10%.

Sementara itu, investor publik memegang porsi yang cukup signifikan. Pemegang saham dengan kepemilikan di bawah 5% menguasai 1,55 miliar lembar saham. Porsi kepemilikan masyarakat ini mencapai 33,14%.

Total pemegang saham DRMA hingga akhir Maret 2026 mencapai 4.217 pihak. Jumlah tersebut terdiri atas 4.174 pemodal nasional. Sisanya sebanyak 43 pihak merupakan pemodal asing.

Jika dirinci berdasarkan wilayah, Jakarta menjadi pusat konsentrasi pemegang saham terbesar. Investor di Jakarta menguasai 3,93 miliar lembar saham atau 83,65%. Sisanya tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan beberapa investor mancanegara.

Investor asing tersebut berasal dari sejumlah negara. Antara lain Malaysia dengan kepemilikan 95,03 juta lembar saham atau 2,01%. Selain itu, terdapat investor dari Amerika Serikat dan Singapura.

Direktur DRMA, Darmawan Widjaja, secara resmi menandatangani laporan tersebut. Ia menyerahkan dokumen tersebut kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK.

“Bersama ini kami sampaikan Laporan kegiatan Registrasi oleh Biro Administrasi Efek (BAE) tentang Perubahan Kepemilikan 5% atau lebih Saham PT Dharma Polimetal Tbk,” ujar Darmawan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

TBS Energi (TOBA) Siap Rilis Obligasi Rp175 Miliar, Bunga 9% per Tahun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) berencana...

IHSG Berpotensi Koreksi, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari Ini: Ada BUMI dan CPIN

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

Resmi Melantai di BEI Hari Ini, Pemegang Saham Pengendali WBSA Janji Tahan Kepemilikan 12 Bulan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT BSA Logistics Indonesia Tbk resmi...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru