Dipicu Hal Ini, Harga Minyak Dunia Merosot
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak dunia turun lagi pada penutupan perdagangan Kamis (30/5/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (31/5/2024) WIB. Mengutip CNBC International, harga minyak mentah...
Menurut data dari Administrasi Informasi Energi, stok bensin AS meningkat sebesar 2 juta barel pekan lalu karena permintaan turun 166.000 barel per hari menjelang liburan Memorial Day. Rata-rata harian permintaan bensin tercatat sebesar 8,6 juta barel per hari, turun 1,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Harga minyak telah diperdagangkan dalam rentang sempit selama sebulan terakhir karena persediaan yang stabil. Namun, data ekonomi yang lemah menunjukkan risiko penurunan lebih lanjut. Analis energi di Barclays, Amarpreet Singh, mengatakan permintaan di China tampaknya melemah pada kuartal pertama tahun ini.
Investor kini menantikan data inflasi yang akan dirilis pada hari Jumat serta pertemuan penting OPEC+ pada hari Minggu. Pertemuan ini akan membahas tingkat produksi kelompok tersebut. Anggota OPEC+ sedang mempertimbangkan untuk mempertahankan pemotongan produksi sukarela sebesar 2,2 juta barel per hari hingga akhir tahun ini, menurut sumber yang dikutip Reuters menjelang pertemuan tersebut.
Penurunan harga minyak ini mencerminkan ketidakpastian pasar energi global yang terus berlanjut. Faktor-faktor seperti permintaan yang melemah, khususnya di China, dan persediaan yang meningkat di AS turut menambah tekanan pada harga.
Dengan perhatian terfokus pada pertemuan OPEC+ dan data ekonomi mendatang, investor dan pelaku pasar akan terus memantau perkembangan untuk menilai arah selanjutnya dari harga minyak dunia.
- 1
- 2
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- Stock Future Nasdaq Menanjak, Laba Amazon Jaga Momentum Positif Wall Street
- Harga Emas Dunia Kembali Berkilau, Ternyata Ini Penyebabnya
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro