Direktur TPMA Jual 2 Juta Saham, Porsi Free Float Naik ke 29,48%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Struktur kepemilikan saham PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) mengalami perubahan per 4 Agustus 2026. Perubahan tersebut terjadi setelah salah satu direktur perseroan mengurangi kepemilikan sahamnya sebanyak 2 juta lembar.
Berdasarkan laporan perubahan struktur pemegang saham yang disampaikan perseroan kepada regulator, Selasa 4 Agustus 2026, kepemilikan saham Direktur TPMA, Daniel Wardojo, berkurang dari 20.021.622 saham atau 0,57% menjadi 18.021.622 saham atau 0,51%.
Sementara itu, kepemilikan saham anggota direksi lainnya tidak mengalami perubahan. Direktur Utama TPMA, Ronny Kurniawan, tetap menguasai 76.060.387 saham atau setara 2,17% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
Direktur Rudy Sutiono juga masih memiliki 1.250.112 saham atau 0,04%, sedangkan Direktur Aman Suaedi tetap menggenggam 950.000 saham atau 0,03%.
Pada kelompok pemegang saham utama, PT Dwitunggal Perkasa Mandiri masih menjadi pengendali dengan kepemilikan 1.825.430.197 saham atau 52,04%. Sementara PT Patin Resources tetap memiliki 315.896.590 saham atau 9%.
Jumlah saham treasuri perseroan tidak berubah, yakni sebanyak 10.939.900 saham atau 0,31%.
Seiring perubahan tersebut, jumlah saham free float TPMA meningkat menjadi 1.034.047.674 saham atau 29,48% dari total saham tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Posisi ini lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 1.031.072.873 saham atau 29,4%.
Data registrasi pemegang saham juga menunjukkan jumlah saham non-warkat yang dimiliki pemegang saham dengan kepemilikan di bawah 5% meningkat menjadi 1.447.213.147 saham dari sebelumnya 1.445.213.147 saham.
Di sisi lain, jumlah pemegang saham TPMA tercatat menurun. Hingga awal Agustus 2026, jumlah pemegang saham mencapai 16.304 pihak, turun 402 pihak dibanding periode sebelumnya yang sebanyak 16.706 pihak.
Dalam keterangannya, manajemen TPMA menegaskan keakuratan data yang disampaikan kepada regulator. “Direksi atas nama Trans Power Marine Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi yang tertera didalam dokumen ini,” tulis perseroan dalam laporan perubahan struktur pemegang saham tertanggal 4 Agustus 2026..
Berdasarkan laporan tersebut, pemilik manfaat (beneficial owner) pengendali tingkat individu TPMA tetap tercatat atas nama Patricia P. S. Prasatya melalui kepemilikan tidak langsung pada PT Dwitunggal Perkasa Mandiri yang menguasai sekitar 52% saham perseroan.