Stockwatch.id Versi penuh
Financial

Ditopang Proyek Ventura Bersama, TOTL Cetak Laba Rp269,81 Miliar di Semester I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) membukukan pertumbuhan laba yang signifikan pada semester I 2026. Emiten konstruksi tersebut mencatat laba periode berjalan sebesar Rp269,81...

Oleh konrad 30 Jul 2026 12:52 2 menit baca

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) membukukan pertumbuhan laba yang signifikan pada semester I 2026. Emiten konstruksi tersebut mencatat laba periode berjalan sebesar Rp269,81 miliar hingga 30 Juni 2026, melonjak  54,6% jika dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp174,51 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi TOTL per 30 Juni 2026 yang diumumkan, Kamis 30 Juli 2026, kenaikan laba Perseroan ditopang oleh pertumbuhan pendapatan usaha serta melonjaknya kontribusi laba dari proyek ventura bersama.

Seperti diketahui, pendapatan bersih TOTL naik 22,8% menjadi Rp2,06 triliun pada semester I 2026, dari Rp1,68 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Seiring kenaikan aktivitas usaha, beban pokok pendapatan TOTL juga meningkat 38% menjadi Rp1,69 triliun pada semester I 2026, dari Rp1,31 triliun pada semester I 2025. Meski demikian, perseroan masih membukukan laba kotor sebesar Rp364,63 miliar pada semesters I 2026.

Salah satu pendorong utama kinerja semester pertama tahun ini berasal dari laba proyek ventura bersama yang melonjak 914,88% menjadi Rp101,59 miliar. Pada semester I 2025, kontribusi dari pos tersebut hanya mencapai Rp10,01 miliar.

Dengan tambahan laba proyek ventura bersama tersebut, laba kotor setelah laba proyek ventura bersama meningkat  33,6menjadi Rp466,22 miliar pada semester I 2026, dibandingkan Rp377,19 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Di sisi lain, perseroan membukukan pendapatan lain-lain sebesar Rp53,60 miliar, naik tipis dari Rp51,30 miliar.

Beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp156,12 miliar, meningkat dibandingkan Rp120,58 miliar pada semester I 2025. Sementara itu, beban lain-lain turun signifikan menjadi Rp39,49 miliar dari Rp89,82 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Perseroan juga mencatat beban pajak final sebesar Rp54,19 miliar, meningkat dari Rp43,59 miliar.

Kombinasi kenaikan pendapatan, lonjakan laba proyek ventura bersama, serta penurunan beban lain-lain mendorong laba sebelum pajak penghasilan TOTL melabung 54,73% menjadi Rp270,02 miliar, dibandingkan Rp174,51 miliar pada semester I 2025.

Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp269,75 miliar, melejit 54,39%  dibanding  Rp174,49 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan peningkatan laba, laba per saham dasar perseroan juga meningkat menjadi Rp79,11 per saham dari Rp51,17 per saham pada semester I 2025.

Topik terkait
TOTL PT Total Bangun Persada Laba TOTL 2026 Kinerja Keuangan TOTL