Divestasi Saham Berlanjut. Pengendali Kembali Jual 4,52% Saham ABDA Rp113,68 Miliar, Ada Apa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Oona Indonesia Pte, Ltd, pemegang saham pengendali PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) belum berhenti menjual saham di perusahaan tersebut. Terkini, Oona Indonesia Pte, Ltd, kembali mendivestasi sebanyak 28.000.000  lembar (4,52%) sahamnya dalam perusahaan asuransi  tersebut melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 November 2024.

Disebutkan dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (10/11/2024), tujuan Oona Indonesia Pte, Ltd menjual saham ABDA senilai Rp113,68 miliar adalah untuk divestasi saham langsung.

Setelah divestasi saham tersebut, kepemilikan Oona Indonesia Pte, Ltd atas saham ABDA turun jadi 538.584.904 (86,75%) dari 566.584.904 (91,27%) saham.

Seperti dikutip dalam laporan keuangan per September 2024, pemegang saham emiten di bidang asuransi beraset Rp2,78 triliun per September 2024  itu adalah, Oona Indonesia Pte, Ltd sebesar 94,77%, dan investor publik sebesar 5,23%.

Harus diakui, jumlah saham ABDA yang dimiliki oleh investor publik saat ini memang relatif kecil. Mungkin faktor ini yang mendorong pengendali terus menjual saham perusahaan asuransi tersebut. Meski demikian, pengendali hanya menyebutkan bahwa penjualan saham ABDA dalam rangka divestasi saham.

Hingga September 2024, ABDA membukukan laba sebesar Rp37,63 miliar, turun 15,84% jika dibandingkan Rp44,72 miliar pada Januari-September 2023. Kendati laba turun, pendapatan bersih perusahaan asuransi itu justru naik 6,73% menjadi Rp679,29 miliar pada Januari-September 2024, dari Rp636,41 miliar. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Buka Gembok Suspensi Saham Ini Mulai 6 April 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi...

Bidik Pasar Digital USD 29 Miliar, DSSA Garap Proyek Panas Bumi Hingga Infrastruktur AI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)...

Perdalam Pasar Modal, OJK Siapkan ETF Emas hingga Program PINTAR Reksa Dana

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru