Dolar AS Ambruk Gara-Gara Komentar The Fed!
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada penutupan perdagangan Senin (23/6/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (24/6/2025) WIB. Penyebab utamanya ada...
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada penutupan perdagangan Senin (23/6/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (24/6/2025) WIB. Penyebab utamanya adalah sinyal dari pejabat Federal Reserve soal kemungkinan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.
Mengutip CNBC International, Wakil Ketua Pengawasan The Fed, Michelle Bowman, mengatakan saat ini saatnya mempertimbangkan pemangkasan suku bunga karena mulai muncul kekhawatiran terhadap pasar tenaga kerja. Ia juga menyebut bahwa tarif impor tidak lagi menjadi ancaman besar terhadap inflasi.
“Bowman dikenal sebagai sosok yang hawkish. Jadi jika ia mulai bicara soal pelonggaran dan pemangkasan suku bunga, hal itu jelas menjadi tekanan besar bagi dolar,” ujar Helen Given, Direktur Perdagangan di Monex USA.
Pasar pun langsung menyesuaikan ekspektasinya. Fed funds futures kini mencerminkan kemungkinan pemangkasan suku bunga sebesar 58 basis poin tahun ini. Ini menunjukkan dua kali pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin dianggap hampir pasti, dan peluang untuk pemangkasan ketiga juga meningkat.
Ekspektasi itu makin kuat setelah Gubernur The Fed, Christopher Waller, pada Jumat lalu menyatakan bahwa pemangkasan suku bunga perlu dipertimbangkan dalam pertemuan berikutnya pada 29–30 Juli mendatang.
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- BEI Soroti Volatilitas Saham NICK, Manajemen Beri Klarifikasi
- Nasabah Mandiri Sekuritas Tembus 1,48 Juta, Growin’ di Livin’ Jadi Motor Pertumb...
- Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun, Kupon Tertingg...
- Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun, Kupon Tertingg...
- Kinerja KPIG Semester I 2026 Melesat, Pendapatan Naik 15,5% Ditopang Bisnis Hosp...
- Pendapatan dan Laba BHIT Kompak Turun di Semester I 2026, Ini Penyebabnya
- IHSG Sesi I Melemah 0,03% ke 6.234,293, AMMN Menguat, BBCA dan BMRI Tertekan
- BEI Soroti Volatilitas Saham NICK, Manajemen Beri Klarifikasi
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Penjualan Naik Signifikan, Laba Bersih Delta Giri Wacana (DGWG) Melesat 93% di S...