Dolar AS Langsung Loyo Usai Moody’s Turunkan Rating Kredit
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap sejumlah mata uang utama pada penutupan perdagangan Senin (19/5/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (20/5/2025) W...
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap sejumlah mata uang utama pada penutupan perdagangan Senin (19/5/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (20/5/2025) WIB. Tekanan datang setelah Moody’s memangkas peringkat kredit tertinggi AS pada Jumat lalu.
Mengutip CNBC International, pelemahan dolar terjadi secara luas. Mata uang ini menyentuh level terendah dalam lebih dari sepekan terhadap yen Jepang, franc Swiss, dan euro.
Moody’s memangkas peringkat utang AS dari Aaa menjadi Aa1. Lembaga pemeringkat itu mengutip kekhawatiran atas tumpukan utang AS yang kini sudah mencapai US$36 triliun.
Langkah Moody’s ini mengikuti jejak Fitch yang melakukan pemangkasan serupa pada musim panas 2023, serta S&P yang sudah lebih dulu memangkas peringkat kredit AS pada 2011.
Dampak dari kabar ini langsung terasa di pasar. Dolar sempat kehilangan kekuatan setelah empat minggu berturut-turut menguat karena harapan perbaikan hubungan dagang antara AS dan Tiongkok.
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- PTPP Siap Gelar Rapat Pemegang Sukuk, Bahas Restrukturisasi Keuangan
- Laba Bersih Avian Brands (AVIA) Tumbuh 20,7% Jadi Rp938 Miliar di Semester I 202...
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Trump Ancam Bom Oman dan Selat Hormuz Lumpuh, Bursa Saham Eropa Kompak Memerah
- Laba Bersih Emiten Migas Grup Bakrie (ENRG) Melesat 27% Jadi USD45,23 Juta di Se...
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Tensi Timur Tengah Memanas, Indeks Dow Jones Terkoreksi 270 Poin