STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali membuka pendaftaran Program Desa BRILiaN 2026. Inisiatif strategis ini menjadi komitmen berkelanjutan perseroan mendukung agenda Asta Cita Pemerintah. Fokus utamanya adalah pembangunan yang dimulai dari desa guna memeratakan ekonomi dan mempercepat pengentasan kemiskinan.
Program Desa BRILiaN telah berjalan sejak 2020 secara konsisten. BRI fokus pada penguatan kapasitas desa melalui pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. Penguatan kelembagaan desa dan pemanfaatan teknologi digital terintegrasi juga menjadi pilar utama. Desa diposisikan sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menjelaskan program ini merupakan wujud nyata akselerasi pembangunan desa. Desa binaan didorong lebih adaptif dan mampu mengoptimalkan potensinya secara berkelanjutan. Peserta program akan mendapatkan manfaat strategis berupa peningkatan kapabilitas manajemen desa.
“Program Desa BRILiaN mendorong desa mengoptimalkan potensi ekonomi secara berkesinambungan,” ujar Akhmad Purwakajaya.
BRI memfasilitasi desa agar mampu memanfaatkan layanan keuangan perbankan secara maksimal. Pemahaman dalam penyusunan laporan keuangan juga menjadi salah satu materi pendampingan. Teknologi digital diharapkan bisa membantu aktivitas harian serta pengelolaan keuangan desa agar lebih transparan.
Langkah ini sejalan dengan ambisi pemerintah menjadikan desa sebagai motor penggerak ekonomi. Program ini mengacu pada sejumlah aspek Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) atau Koperasi Desa diperkuat sebagai penggerak utama ekonomi lokal.
Penerapan digitalisasi juga menjadi poin penting untuk meningkatkan efisiensi produk desa. Hal ini akan memperluas akses pasar bagi komoditas lokal ke kancah nasional. Selain itu, BRI menekankan aspek keberlanjutan agar desa tumbuh tangguh serta berdaya saing tinggi.
Inovasi kreatif sangat dibutuhkan agar desa mampu berkembang secara adaptif. Strategi pemberdayaan ini terbukti efektif dalam menggali potensi ekonomi di tingkat lokal. Jangkauan program ini pun terus meluas ke berbagai wilayah di pelosok Indonesia.
Sepanjang 2025, BRI mencatat telah membina lebih dari 5.200 Desa BRILiaN. Capaian ini mencerminkan konsistensi perseroan dalam memperkuat peran desa sebagai basis pertumbuhan. Desa kini menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
“Desa dapat memanfaatkan teknologi digital untuk kemajuan desa,” tambah Akhmad Purwakajaya.
Pendaftaran untuk periode 2026 kini telah resmi dibuka bagi seluruh desa di Indonesia. BRI memberikan kesempatan luas bagi desa untuk menampilkan inovasi terbaiknya. Desa-desa terpilih berpeluang menjadi pemenang Desa BRILiaN 2026 dengan berbagai penghargaan.
Ada beberapa syarat utama untuk mengikuti program bergengsi ini. Desa tersebut haruslah desa yang belum pernah mengikuti Program Desa BRILiaN sebelumnya. BUMDesa atau Koperasi Desa Merah Putih di wilayah tersebut wajib memiliki Rekening Simpanan BRI.
Unit usaha BUMDesa atau Koperasi Desa juga harus aktif dan produktif. Mereka diharapkan bersedia menjadi Agen BRILink sebagai bagian dari inklusi keuangan. Selain itu, desa perlu memiliki Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) yang jelas.
Proses administrasi mengharuskan Kepala Desa dan perwakilan peserta menandatangani formulir kesediaan. Program ini melibatkan banyak pemangku kepentingan di tingkat akar rumput. Mulai dari Perangkat Desa, Pengurus BUMDesa, hingga Tokoh Masyarakat.
Perwakilan kelompok usaha atau klaster juga dilibatkan secara aktif. Pelaku usaha muda dari Karang Taruna atau Pokdarwis memiliki peran besar dalam inovasi desa. Sinergi seluruh elemen ini menjadi kunci keberhasilan transformasi ekonomi perdesaan.
Bagi desa yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan dengan mudah. Calon peserta bisa mendatangi Kantor BRI Unit terdekat di wilayah masing-masing. Mantri BRI akan memberikan pendampingan langsung selama proses pendaftaran berlangsung.
Selain cara konvensional, pendaftaran juga tersedia melalui jalur daring. Masyarakat dapat mengakses tautan resmi di https://bbri.id/daftardesabrilian untuk mengisi data. Program ini diharapkan melahirkan ribuan desa mandiri yang menjadi pilar kekuatan ekonomi Indonesia di masa depan.
