Dow Pecahkan Rekor, Tapi Saham Teknologi Bikin S&P dan Nasdaq Terpuruk!
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) - Wall Street berakhir beragam pada penutupan perdagangan hari Senin, 26 Agustus 2024 waktu setempat. Di tengah kenaikan tajam yang membawa Dow Jones Industrial Average ke reko...
Namun, setelah itu, harapan akan penurunan suku bunga oleh Federal Reserve dan membaiknya data ekonomi AS mendorong saham kembali naik. S&P 500 telah melonjak 8% sejak 5 Agustus dan kini hanya kurang dari 1% dari rekor tertingginya yang tercipta pada pertengahan Juli. Dow juga naik lebih dari 6%. Pemulihan ini meluas ke pasar yang lebih luas, termasuk Russell 2000 yang ikut menguat setelah pernyataan Ketua Fed, Jerome Powell.
Pekan lalu, pernyataan Powell yang memberi sinyal penurunan suku bunga menjadi sorotan utama. Wall Street sangat mengharapkan pemotongan suku bunga, terutama setelah beberapa data ekonomi yang mengkhawatirkan memicu penurunan saham di awal Agustus dan membuat investor cemas bahwa tingginya biaya pinjaman bisa merusak ekonomi AS.
Meskipun demikian, Powell tidak memberikan kejelasan kapan atau seberapa besar suku bunga akan diturunkan. Investor tetap optimis bahwa pemotongan suku bunga akan terjadi pada pertemuan kebijakan Fed di bulan September, menurut alat FedWatch dari CME Group.
Sam Stovall, kepala strategi investasi di CFRA Research, menyebutkan, "Kami pikir mereka akan melakukan penurunan 25 basis poin pada September, November, dan Desember, karena mereka ingin pasar tahu bahwa mereka tidak ketinggalan, tetapi pada saat yang sama, mereka ingin memastikan bahwa mereka tidak akan terlalu cepat beralih ke mode pemotongan."
- 1
- 2
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- Wall Street Bangkit, Lonjakan Saham Microsoft Akhiri Tren Negatif Nasdaq
- Shell Cetak Laba USD 9,8 Miliar, Bursa Saham Eropa Melaju di Tengah Konflik AS-I...
- Mayoritas Bursa Asia Terkoreksi, Nikkei Menguat, Kospi Turun Lebih dari 1%
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%