Dua Anak Usaha Indika Bentuk Perusahaan Pengangkutan dan Pergudangan
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Indika Logistic & Support Services (ILSS) dan PT Interport Mandiri Utama (IMU), keduanya adalah anak perusahaan PT Indika Energy Tbk (INDY), telah mendirikan entitas...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Indika Logistic & Support Services (ILSS) dan PT Interport Mandiri Utama (IMU), keduanya adalah anak perusahaan PT Indika Energy Tbk (INDY), telah mendirikan entitas usaha baru bernama, PT Interport Sarana Infrastruktur Indonesia (ISII) pada 22 November 2024.
Menurut Adi Pramono, Sekretaris Perusahaan INDY dalam keterangan, Rabu (27/11/2024), menjelaskan, modal disetor ISII sebesar Rp1 miliar. ILSS menyetor Rp999 juta (99,9%) dari modal tersebut, sementara IMU sebesar Rp1 juta (0,1%).
Menurut Adi, ISII akan melakukan kegiatan usaha di bidang aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis; perdagangan besar dan eceran, reparasi, dan perawatan mobil dan sepeda motor; dan pengangkutan dan pergudangan.
- Saham BAJA Kembali Diperdagangkan Hari Ini, BEI Cabut Suspensi
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi BRI Danareksa Sekuritas: Beli TI...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Saham BAJA Kembali Diperdagangkan Hari Ini, BEI Cabut Suspensi
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi BRI Danareksa Sekuritas: Beli TI...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%