Senin, Januari 12, 2026
26.4 C
Jakarta

Dua Orang Petinggi Chandra Asri Pacific (TPIA) Mundur Bareng, Ada Apa

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengumumkan, pengunduran diri dua orang petinggi perusahaan petrokimia tersebut secara bersamaan, masing-masing Direktur dan Komisaris Perseroan.

Direksi TPIA dalam pengumuman tertulis yang disampaikan, Senin 2 Januari 2026 mengemukakan,  pihaknya telah menerima surat pengunduran diri Bapak Suwit Wiwattanawanich selaku Direktur Perseroan dan Bapak Santi Wasanasiri selaku Komisaris Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025.

“Sesuai ketentuan Pasal 14 ayat 13 huruf (b) jo. 18 ayat 17 huruf (b) AD dan Pasal 8 ayat (3) jo. Pasal 27 POJK 33/2014, permohonan pengunduran diri tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan (“RUPS”) terdekat sesuai dengan peraturan yang berlaku serta Anggaran Dasar Perseroan,” katanya.

Direksi TPIA menegaskan bahwa sebelum pengunduran diri tersebut diputuskan oleh rapat umum pemegang saham (RUPS) dan berlaku efektif, Bapak Suwit Wiwattanawanich dan Bapak Santi Wasanasiri akan tetap wajib melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, peraturan Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan lainnya yang berlaku.

Sekedar informasi, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) (dahulu PT Chandra Asri Petrochemical Tbk) didirikan pada tanggal 2 November 1984 dengan nama PT Tri Polyta Indonesia. Perusahaan ini merupakan bagian dari Barito Group yang fokus pada segmen petrokimia dan infrastruktur.

Perusahaan ini mengoperasikan satu-satunya pabrik Naphtha Cracker yang memproduksi olefin dan poliolefin berkualitas tinggi dan merupakan satu-satunya produsen styrene monomer dan butadiene dalam negeri. Bahan kimia tersebut digunakan dalam berbagai aplikasi produk termasuk pengemasan, pipa, otomotif, elektronik, dll. Pabrik dan fasilitasnya berlokasi di Cilegon, Banten. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Adi Sarana (ASSA) Tambah Modal Anak Usaha Menjadi Rp20,51 Miliar, Buat Apa

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)  telah meningkatkan...

Dwi Guna Laksana (DWGL) Lunasi Pokok dan Bunga MTN Tahun 2022 Senilai Rp205 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) mengumumkan...

Gagal Cetak Rekor Baru, IHSG Turun 0,58% ke Bawah 8.900 Dipicu Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Meski diibuka menguat di level 8.991,760, Indeks Harga...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru